Tautan-tautan Akses

AS Nyatakan Perlawanan terhadap Negara Islam sebagai Perang


Dalam foto tertanggal 14/6/2014 terlihat militan Negara Islam Irak Levant (ISIL) menggiring tentara Irak setelah menduduki basis mereka di Tikrit. Organisasi HAM mengatakan antara 11-14 Juni 2014 kelompok militan itu telah membunuh 160 - 190 orang di Tikrit, Irak.

Dalam foto tertanggal 14/6/2014 terlihat militan Negara Islam Irak Levant (ISIL) menggiring tentara Irak setelah menduduki basis mereka di Tikrit. Organisasi HAM mengatakan antara 11-14 Juni 2014 kelompok militan itu telah membunuh 160 - 190 orang di Tikrit, Irak.

Tiga pejabat AS hari Jumat menyatakan bahwa negaranya “berperang dengan ISIS, seperti halnya AS berperang melawan al-Qaida dan afiliasinya di seluruh dunia.”

Tiga pejabat AS hari Jumat menyatakan bahwa negaranya “berperang melawan ISIS, seperti halnya AS berperang melawan al-Qaida dan afiliasinya di seluruh dunia.”

Pernyataan itu menandai pertama kalinya para pejabat dari berbagai instansi secara terbuka menggambarkan ofensif terhadap kelompok militan transnasional itu di Irak dan Suriah sebagai perang. Juru bicara dari Gedung Putih, Pentagon, dan Departemen Luar Negeri menyampaikan pernyataan itu hari Jumat (12/9) dalam konferensi pers terpisah.

Dalam pidato yang disiarkan di televisi hari Rabu, Presiden Barack Obama mengatakan AS akan memerangi kelompok Negara Islam dengan koalisi, tetapi tidak akan menerjunkan tentara di darat. Namun dia menahan diri dari penggunaan kata “perang” untuk menggambarkan empat strategi berdasarkan serangan udara, kontra-intelijen, bantuan kemanusiaan dan dukungan bagi pasukan di Suriah dan Irak yang sedang memerangi militan.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG