Tautan-tautan Akses

AS

AS Mulai Latih Pemberontak Moderat Suriah untuk Hadapi ISIS


Menteri Pertahanan Amerika Ashton Carter di Pentagon, 16 April 2015 (Foto: dok).

Menteri Pertahanan Amerika Ashton Carter di Pentagon, 16 April 2015 (Foto: dok).

Pemerintahan Obama mendukung oposisi moderat Suriah, namun sebagian Kongres Amerika sebelumnya mengeluh bahwa misi latihan itu terlalu lambat dimulai.

Pentagon mengatakan mereka telah mulai melatih pemberontak moderat Suriah untuk bertempur melawan militan ISIS di lapangan di Suriah.

Menteri Pertahanan Amerika Ashton Carter mengatakan kepada para
wartawan hari Kamis bahwa 90 orang yang sudah disaring dengan seksama telah memulai latihan di tempat aman, yang tidak diungkapkannya, dan bahwa program itu akan diperluas secara bertahap.

“Ini adalah program yang rumit dan akan berubah secara bertahap,” kata Carter. “Kita mulai dengan orang-orang yang kita saring dengan sangat seksama. Kami akan menentukan apa latihan yang terbaik, apa penempatan awal yang terbaik. Kami memperkirakannya akan berhasil dan oleh karena itu akan meningkat. Tetapi, kita harus memulainya dengan sesuatu,” lanjutnya.

Pemerintahan Obama telah mengatakan hampir sejak awal perang saudara Suriah bahwa mereka mendukung oposisi moderat. Tetapi sebagian di Kongres sebelumnya mengeluh bahwa misi latihan itu terlalu lambat dimulai dan bahwa tujuan utamanya dan siapa sebenarnya yang dilatih tidak jelas.

Carter mengatakan hari Kamis bahwa misi utama pemberontak adalah melawan ISIS, dan untuk itulah mereka dilatih dan diperlengkapi. Tetapi ia mengatakan Amerika mempunyai apa yang ia sebut “tanggung jawab” kalau pemberontak mendapati diri mereka bertempur melawan pasukan Suriah.

“Kami belum memutuskan secara terinci bagaimana kami melaksanakan tangung-jawab itu, tetapi kami sudah mengakui bahwa kami mempunyai tangggung jawab itu,” kata Carter.

Amerika telah menyerang ISIS di Suriah dari udara, tetapi tidak menyerang pasukan Suriah.

XS
SM
MD
LG