Tautan-tautan Akses

AS Minta Pakistan Tunda Kontrak Gas dengan Iran


Utusan khusus AS Richard Holbrooke saat bertemu PM Pakistan, Yusuf Raza Gillani di Islamabad, 19 Juni 2010.

Utusan khusus AS Richard Holbrooke saat bertemu PM Pakistan, Yusuf Raza Gillani di Islamabad, 19 Juni 2010.

Menurut utusan khusus AS Richard Holbrooke di Islamabad, ini karena Kongres AS sedang menyiapkan sanksi terhadap Iran.

Amerika memperingatkan Pakistan supaya jangan dulu melaksanakan kontrak pembangunan pipa gas alam dengan Iran, karena Kongres Amerika sedang menyiapkan serangkaian sanksi terhadap Iran.

Ini dikatakan oleh utusan khusus Amerika untuk Pakistan dan Afghanistan Richard Holbrooke ketika ia berkunjung ke Islamabad. Kata Holbrooke hari Minggu, ia memperingatkan para pemimpin Pakistan supaya jangan dulu melaksanakan kontrak itu sampai rincian sanksi Amerika bisa diumumkan.

Pipa gas yang akan dibangun itu akan menyalurkan gas alam dari ladang gas Iran ke propinsi Baluchistan dan Sindh di Pakistan bagian selatan. Proyek yang bernilai 7,5 milyar dollar itu akan memasok kira-kira 21 juta meter kubik gas tiap hari ke Pakistan, menjelang pertengahan tahun 2015.

Perjanjian itu akan membantu Pakistan mengatasi krisis energi yang telah mengakibatkan kekurangan arus listrik. Kata pejabat Pakistan, sanksi-sanksi Amerika terhadap Iran tidak ada hubungannya dengan proyek pipa gas itu, yang merupakan perjanjian komersial biasa.

Kongres Amerika sedang merampungkan serangkaian sanksi terhadap Iran yang ditujukan pada perusahaan asuransi, perusahaan minyak dan pelayaran yang ada hubungannya dengan program nuklir dan misil Iran.

XS
SM
MD
LG