Tautan-tautan Akses

AS

AS Lakukan Verifikasi Pemenggalan Jurnalis oleh ISIS


Jurnalis Amerika James Wright Foley. (Foto: Dok)

Jurnalis Amerika James Wright Foley. (Foto: Dok)

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Caitlin Hayden mengatakan komunitas intelijen AS sedang bekerja dengan cepat untuk menentukan keaslian video tersebut.

Pemerintahan Obama mengatakan sedang mencoba mengkonfimasi keaslian video yang bermaksud menunjukkan pembunuhan seorang jurnalis foto Amerika oleh militan Negara Islam, yang sebelumnya disebut ISIS.

Kelompok militan Negara Islam pada Selasa (19/8) merilis sebuah video yang diklaim menunjukkan pemenggalan James Wright Foley sebagai pesan pada Amerika Serikat untuk berhenti campur tangan di Irak.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Caitlin Hayden mengatakan "jika benar, kami sangat ngeri dengan pembunuhan brutal seorang jurnalis Amerika yang tidak bersalah dan kami sampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga dan sahabat-sahabatnya."

Hayden mengatakan komunitas intelijen AS sedang bekerja dengan cepat untuk menentukan keaslian video tersebut.

Foley sedang meliput perang saudara di Suriah ketika ia hilang pada November 2012.

Video di YouTube yang berjudul "Sebuah Pesan untuk #Amerika (dari #NegaraIslam)." Video itu menunjukkan pria yang diidentifikasi sebagai Foley sedang berlutut dan kemudian dipenggal kepalanya.

Tulisan dalam halaman Facebook "Free James Foley" membahas laporan-laporan itu Selasa, dengan mengatakan "Kami tahu banyak diantara Anda yang mencari konfirmasi atau jawaban. Mohon bersabar sampai kami mendapatkan informasi lebih banyak, dan selalu doakan dan pikirkan Foley."

Militan-militan Negara Islam juga mengklaim dalam video itu bahwa mereka menahan jurnalis AS lainnya, Steven Sotloff, dan bahwa hidupnya bergantung pada langkah Presiden AS Barack Obama berikutnya.

Sotloff hilang di Suriah utara pada Juli 2013.

Anggota Kongres AS Adam Schiff, anggota senior Komite Intelijen dan ketua Kaukus Kongres untuk Kebebasan Pers, merilis pernyataan berikut menyusul laporan pemenggalan Foley oleh ISIS:

"Pemenggalan jurnalis foto James Wright Foley menambah parade horor mengerikan yang dilakukan ISIS. Jarang ada 'kejahatan' diaplikasikan dengan akurasi sempurna seperti yang dilakukan oleh kelompok monster yang bersorak sorai di atas kematian. Mereka tidak mengenal standar moral kemanusiaan -- membunuh jurnalis, memenggal anggota kelompok minoritas agama yang menolak pindah agama, mengorbankan anak-anak dan perempuan, dan membuat seluruh rakyat kelaparan.

"Doa dan pikiran saya ada bersama keluarga dan teman James Foley dalam periode yang menyakitkan ini. Para jurnalis di garis-garis depan adalah para pahlawan sebenarnya, dan karya James, seperti juga milik Daniel Pearl sebelumnya, akan menginspirasi yang lain untuk terus maju meski ada bahaya."

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG