Tautan-tautan Akses

AS dan Kuba Pulihkan Layanan Pos Langsung


Sebuah kantor pos di Havana, Kuba (foto: dok). AS dan Kuba sepakat memulihkan kembali layanan pos langsung yang terputus lebih dari 50 tahun.

Sebuah kantor pos di Havana, Kuba (foto: dok). AS dan Kuba sepakat memulihkan kembali layanan pos langsung yang terputus lebih dari 50 tahun.

Amerika dan Kuba mengatakan sepakat untuk memulihkan kembali layanan pos langsung yang terputus lebih dari lima dekade sejak puncak Perang Dingin.

Kedua negara hari Jumat (11/12) mengumumkan akan meluncurkan program percontohan dalam beberapa minggu mendatang untuk menguji layanan langsung itu. Kedua negara tidak memberikan tanggal kapan layanan itu akan dipulihkan secara permanen.

Pengumuman itu disampaikan hampir setahun setelah Presiden Amerika Barack Obama dan Presiden Kuba Raul Castro mengumumkan bahwa kedua negara akan memperbaharui hubungan diplomatik setelah lebih dari setengah abad.

Sebelumnya tahun ini, kedutaan di Havana dan Washington dibuka kembali dan Presiden Obama secara terbuka mendesak Kongres AS untuk mencabut embargo perdagangan terhadap Kuba yang sudah berlangsung 56 tahun lamanya.

Sejauh ini, anggota DPR di Kongres yang dikuasai Partai Republik belum mengambil langkah penting ke arah itu, sehingga Presiden Obama bulan September lalu mengatakan pemerintahannya “setahap demi setahap ” akan mencari kesempatan untuk memperingan dampak embargo tersebut sementara masih berlaku.

Selama tahun lalu, Amerika juga telah mencabut Kuba dari daftar Amerika mengenai negara-negara pendukung aksi teror dan melonggarkan pembatasan-pembatasan perjalanan ke negara komunis itu.

Castro sebelumnya awal tahun ini mengatakan bahwa memulihkan penuh hubungan Amerika-Kuba hanya bisa terwujud setelah Amerika mencabut embargo perdagangan itu. Ia juga mengatakan Amerika harus mengembalikan kedaulatan wilayah Teluk Guantanamo yang dipertahankan Amerika sebagai pangkalan AL. [my/jm]

XS
SM
MD
LG