Tautan-tautan Akses

AS Kenakan Sanksi Pimpinan Hizbullah


Pemimpin Hizbullah Sheikh Hassan Nasrallah memberikan pidato lewat televisi memperingati kematian enam pejuang Hizbullah dalam serangan udara Israel di Suriah (foto: dok).

Pemimpin Hizbullah Sheikh Hassan Nasrallah memberikan pidato lewat televisi memperingati kematian enam pejuang Hizbullah dalam serangan udara Israel di Suriah (foto: dok).

Pemerintah AS mengenakan sanksi terhadap tiga pemimpin Hizbullah, Mustafa Badr al Din, Fuad Shukr dan Ibrahim Aqil karena melakukan kegiatan untuk kepentingan Hizbullah.

Departemen Keuangan Amerika menindak para pendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad, dengan mengenakan sanksi terhadap 3 pemimpin kelompok militan Hizbullah dan seorang pengusaha Lebanon karena kegiatan militan mereka yang dicurigai di negara yang dilanda perang itu.

Bulan lalu, Depkeu AS juga mengambil tindakan terhadap perusahaan-perusahaan front dan perorangan yang dicurigai membantu kegiatan kelompok militan Hizbullah Lebanon, yang mulai menyediakan bantuan militer kepada pemerintahan Assad ketika konflik Suriah mulai tahun 2011.

Hari Selasa (21/7), Departemen Keuangan Amerika mengenakan sanksi terhadap Mustafa Badr al Din, Fuad Shukr dan Ibrahim Aqil karena melakukan kegiatan untuk kepentingan Hezbolah. Juga dikenakan sanksi adalah pengusaha Lebanon Abd al Nur Shalan.

Sanksi ini membekukan asset ke-4 orang tersebut di Amerika Serikat dan melarang warga Amerika melakukan transaksi dengan mereka.

“Kami akan memburu semua sumber pemasukan Hizbullah, apakah itu pengumpulan dana amal, hasil kejahatan atau dana dari negara sponsor,” kata Adam Szubin, penjabat Wakil Menteri Keuangan urusan Terorisme dan Intelijens Keuangan.

XS
SM
MD
LG