Tautan-tautan Akses

Pengadilan AS Kenai Dakwaan Tersangka Pemboman Boston


Tersangka pelaku pemboman Boston, Dzhokhar Tsarnaev, 19 tahun, terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup (foto: dok).

Tersangka pelaku pemboman Boston, Dzhokhar Tsarnaev, 19 tahun, terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup (foto: dok).

Dzhokhar Tsarnaev, 19 tahun, dikenai dakwaan tersebut hari Kamis (27/6) dan jika terbukti bersalah, terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Sebuah panel juri telah menjerat tersangka pemboman Marathon Boston Dzhokhar Tsarnaev dengan 30 dakwaan, termasuk penggunaan senjata pemusnah massal dalam ledakan kembar di dekat garis finish marathon 15 April lalu.

Tsarnaev, 19 tahun, dikenai dakwaan tersebut hari Kamis dan jika terbukti bersalah, terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Tiga orang tewas dan lebih dari 260 luka-luka dalam ledakan itu, dan Tsarnaev juga dituduh membunuh seorang polisi beberapa hari setelah kedua pemboman itu. Ketika itu, Tsarnaev dan kakaknya, Tamerlan, hendak lari dari kejaran polisi setelah rekaman kamera keamanan menunjukkan mereka berjalan di sepanjang jalur maraton itu sesaat sebelum ledakan disiarkan secara nasional.

Tamerlan Tsarnaev tewas dalam baku tembak dengan polisi, sementara Dzhokhar ditangkap sehari kemudian ketika bersembunyi dalam perahu yang diparkir di halaman belakang sebuah rumah di pinggiran kota Boston.

Tsarnaev bersaudara sudah menetap di Amerika kurang lebih satu dekade. Tetapi mereka berasal dari Chechnya dan Dagestan, dua wilayah Rusia yang bergolak, di mana ekstremis Islamis sering menyerang pihak berwenang Rusia.

Aparat penegak hukum mengatakan bahwa Dzhokhar Tsarnaev menulis beberapa pesan di dalam perahu tempatnya bersembunyi, termasuk satu yang mengatakan, “pemerintah Amerika membunuh warga sipil kami yang tak berdosa," dan pesan lainnya yang mengatakan bahwa "Kami umat Islam adalah satu tubuh, Anda melukai seorang, berarti Anda menyakiti kami semua.”
XS
SM
MD
LG