Tautan-tautan Akses

AS Kecam Keras Serangan-serangan di Kabul


Pasukan keamanan Afghanistan memeriksa lokasi serangan bunuh diri di Kabul, Afghanistan, Selasa (6/9).

Pasukan keamanan Afghanistan memeriksa lokasi serangan bunuh diri di Kabul, Afghanistan, Selasa (6/9).

Pemerintah AS telah mengecam “sekeras-kerasnya” rangkaian pengeboman di Kabul yang menewaskan dan melukai puluhan petugas keamanan dan warga sipil.

Amerika juga mengatakan akan bekerja sama dengan Afghanistan untuk membangun “bangsa yang lebih aman, stabil dan makmur.”

Taliban telah mengaku bertanggung-jawab atas serangan-serangan itu.

“Serangan hari Senin itu menunjukkan bahwa kita harus terus mengejar orang-orang atau kelompok yang bertanggung-jawab itu, seperti Taliban dan kelompok lainnya, dan menumpas mereka, kalau mereka terus melakukan hal-hal seperti itu," kata jurubicara departemen LN Amerika Mark Toner hari Selasa (6/9).

Toner mengatakan Amerika akan terus mengadakan pembicaraan dengan Afghanistan dan Pakistan untuk menumpas teroris yang beroperasi di kedua negara itu.

Rangkaian serangan hari Senin itu dimulai dengan dua serangan bunuh diri di kawasan yang sedang ramai di Kabul, disusul dengan serangan bom mobil beberapa jam kemudian di dekat kantor-kantor pemerintah dan kompleks diplomatik.

Setelah itu, tiga orang bersenjata bertahan dekat sebuah kompleks kantor pemerintah yang terletak tidak jauh dari kantor badan amal Care International, yang rusak berat. Pasukan keamanan kemudian menewaskan ketiga orang bersenjata itu, setelah mengepung mereka selama berjam-jam.

Pemerintah Afghanistan sejak lama menuduh Pakistan, khususnya lembaga-lembaga militernya, karena secara diam-diam mendukung pemberontakan Taliban di Afghanistan. Tuduhan ini dibantah oleh Pakistan. [ii/sp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG