Tautan-tautan Akses

AS, Jepang Peringati 70 Tahun Pertempuran Iwo Jima


Marinir-marinir AS mengibarkan bendera Amerika di puncak Gunung Suribachi, dekat lokasi upacara peringatan 70 tahun Pertempuran Iwo Jima, atau Ioto, Jepang (21/3). (AP/Eugene Hoshiko)

Marinir-marinir AS mengibarkan bendera Amerika di puncak Gunung Suribachi, dekat lokasi upacara peringatan 70 tahun Pertempuran Iwo Jima, atau Ioto, Jepang (21/3). (AP/Eugene Hoshiko)

Menteri Pertahanan Jepang Gen Nakatani meminta setiap orang mengenang hampir 22 ribu orang Jepang dan hampir 7.000 orang Amerika yang tewas dalam pertempuran 36 hari itu.

Pejabat-pejabat Amerika dan Jepang berkumpul hari Sabtu (21/3) di Iwo Jima, pulau kecil di Jepang, untuk menandai ulang tahun ke-70 salah satu pertempuran paling terkenal dari Perang Dunia II.

Menteri Pertahanan Jepang Gen Nakatani berbicara dalam acara tersebut, dan meminta setiap orang agar mengenang hampir 22 ribu orang Jepang dan hampir 7.000 orang Amerika yang tewas dalam pertempuran 36 hari itu.

"Kita tidak boleh lupa bahwa perdamaian dan kemakmuran yang kini kita nikmati di Jepang dan Amerika adalah berkat pengorbanan mereka yang gugur," kata Nakatani seraya berjanji bekerja keras untuk lebih memperkuat aliansi Amerika-Jepang.

Ketua Departemen Angkatan Laut Amerika Ray Mabus juga memberikan sambutan, memuji hubungan kedua negara.

"Keluar dari neraka Iwo Jima, kemitraan kita berkembang setelah perang dan bahkan tumbuh semakin kuat bertahun-tahun sejak itu," kata Mabus.

"Kini, Amerika dan Jepang saling bergantung. Mereka memiliki kerjasama dalam segala bidang, mulai dari keamanan internasional sampai perdagangan bebas. Kita saling bergantung supaya masing-masing negara bisa hidup dalam damai dan kemakmuran."

Veteran Amerika dalam perang itu – umumnya berusia 90-an tahun - juga ikut dalam peringatan yang diselenggarakan di memorial Reunion of Honor, yang dibangun tahun 1985 untuk peringatan ke-40.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG