Tautan-tautan Akses

Pejabat Kesehatan AS Janjikan Penanganan Ebola Lebih Cepat


Direktur Pusat Pencegahan & Pengendalian Penyakit AS (CDC), Dr. Tom Frieden (foto: dok).

Direktur Pusat Pencegahan & Pengendalian Penyakit AS (CDC), Dr. Tom Frieden (foto: dok).

Direktur Pusat Pencegahan & Pengendalian Penyakit AS (CDC), Dr. Tom Frieden Selasa (14/10) siang menyampaikan perkembangan terbaru situasi Ebola di Amerika.

Direktur Pusat Pencegahan & Pengendalian Penyakit Amerika (CDC) mengatakan tim CDC akan dikirim ke rumah sakit mana pun yang memastikan adanya kasus Ebola, dalam waktu “beberapa jam”.

Dr. Tom Frieden Selasa (14/10) siang menyampaikan perkembangan terbaru tentang situasi Ebola itu dari markas CDC di Atlanta, dengan mengatakan ia memperhatikan dengan “seksama” kekhawatiran para petugas medis akan Ebola dan tidak merasa cukup siap untuk merawat pasien yang menderita penyakit tersebut.

Kekhawatiran meningkat sejak seorang perawat di RS Health Presbyterian Dallas – Texas menjadi orang pertama yang tertular Ebola di Amerika, setelah ia merawat seorang warga Liberia yang menjadi orang pertama yang meninggal di Amerika akibat Ebola.

Frieden mengatakan tim CDC saat ini berada di Dallas untuk memastikan bahwa siapa pun yang merawat perawat itu melakukannya “secara efektif dan aman”. Ia mengatakan, “kalau saja tim pengendali infeksi yang lebih kuat” dikirim ke Texas ketika pasien pertama didiagnosa di Dallas mungkin akan mencegah perawat itu tertular.

Presiden Barack Obama hari Selasa mengatakan kepada para pejabat pertahanan asing di Washington bahwa “dunia belum melakukan cukup banyak hal” untuk mengatasi ancaman Ebola.

Frieden mengatakan pejabat CDC telah mengidentifikasi 76 petugas medis yang mungkin telah berhubungan dengan Thomas Eric Duncan atau terpapar darah pasien tersebut. Ia menambahkan ke-76 petugas medis itu kini diawasi dengan seksama untuk melihat kemungkinan terjadinya demam atau gejala-gejala lain. Sementara, 48 orang lain yang pernah berhubungan dengan Duncan sebelum ia dirawat di rumah sakit telah melewati masa resiko tertular.

XS
SM
MD
LG