Tautan-tautan Akses

AS Gariskan Visi bagi Kelompok Oposisi Baru Suriah


Menlu Amerika Hillary Clinton menggariskan persyaratan bagi kelompok oposisi baru Suriah dalam konferensi pers di Kroasia (31/10).

Menlu Amerika Hillary Clinton menggariskan persyaratan bagi kelompok oposisi baru Suriah dalam konferensi pers di Kroasia (31/10).

Menlu Clinton mengatakan kelompok oposisi baru Suriah yang bersatu 'harus tercatat' melawan upaya-upaya kelompok ekstrimis Islam untuk membajak revolusi.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mengatakan Amerika berharap pembicaraan kelompok oposisi baru Suriah pekan depan akan menghasilkan kepempinan pemberontak baru yang mewakili mereka yang berperang dan tewas di negara itu.

Hillary Clinton mengatakan Amerika mengusulkan beberapa nama dan organisasi yang seharusnya tercantum secara dominan dalam struktur kelompok oposisi baru dalam perundingan di Doha itu. Ia menambahkan Dewan Nasional Suriah – yang terdiri dari kalangan mereka yang berada di pengasingan – tidak lagi bisa dilihat sebagai pemimpin kelompok oposisi, tetapi masih dapat memainkan peran.

Berbicara di ibukota Kroasia hari Rabu, Hillary Clinton mengatakan kelompok oposisi baru Suriah yang bersatu “harus tercatat” melawan upaya-upaya kelompok ekstrimis Islam untuk membajak revolusi menentang pemerintahan Presiden Bashar Al-Assad.

Perundingan antara para pejabat Perancis dan Rusia di Paris gagal untuk menyelesaikan perselisihan tajam tentang Suriah. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menuduh pihak Barat memanas-manasi aksi kekerasan untuk menyingkirkan Bashar Al-Assad.

Sebelumnya di Beijing, Utusan Khusus PBB-Liga Arab Lakhdar Brahimi mendesak Tiongkok untuk menjadi bagian dari sebuah solusi atas krisis Suriah, dengan mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Tiongkok Yang Jiechi bahwa Tiongkok seharusnya “memainkan peran aktif” dalam menyelesaikan konflik 19 bulan itu.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG