Tautan-tautan Akses

AS:  Dukungan kepada Afghanistan 'Bukan Cek Kosong'


Utusan Khusus AS untuk Afghanistan dan Pakistan, Richard Olson (foto: dok).

Utusan Khusus AS untuk Afghanistan dan Pakistan, Richard Olson (foto: dok).

Uni Eropa dan pemerintah Afghanistan akan menjadi penyelenggara Konferensi tentang Afghanistan di Brussels, Belgia yang akan dimulai Selasa (4/10).

Masyarakat internasional sedang mengamati ada tidaknya sinyal-sinyal kemajuan pada sejumlah isu penting menjelang konferensi internasional tentang Afghanistan di Brussels, Belgia pekan depan, demikian menurut Utusan Khusus Amerika Untuk Afghanistan dan Pakistan Richard Olson.

Uni Eropa dan pemerintah Nasional Bersatu Afghanistan akan menjadi penyelenggara Konferensi Brussels tentang Afghanistan yang akan dimulai hari Selasa (4/10). Wakil-wakil dari lebih 70 negara dan puluhan organisasi dan badan internasional diperkirakan juga akan hadir.

Setelah perang selama hampir 15 tahun dan triliunan dolar bantuan internasional, pemerintah Afghanistan masih memerlukan dukungan internasional. Tetapi Olson mengatakan dukungan itu seharusnya tidak menjadi jaminan.

“Dukungan Amerika dan internasional pada Afghanistan bukan cek kosong. Dukungan kami ini memiliki syarat dan tergantung pada kemajuan Afghanistan”, ujar Olson dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Shool of Advance International Studies – Universitas John Hopkins hari Kamis (29/9).

“Kemampuan kolektif kami untuk terus menyediakan dukungan signifikan pada Afghanistan tergantung pada kinerja dan kemampuan pemerintah Afghanistan bekerjasama dengan kami sebagai mitra yang efektif,” imbuhnya.

Olson mengatakan kepada VOA ada empat keprihatinan utama masyarakat internasional. “Yaitu komitmen lebih jauh pada anti-korupsi, reformasi sistem pemilu, reformasi keberlangsungan fiskal dan HAM – termasuk hak-hak kaum perempuan,” tambahnya. [em]

XS
SM
MD
LG