Tautan-tautan Akses

AS dan Sekutunya Tanggapi Percobaan Nuklir Korut dengan Sanksi Baru


Foto peluncuran misil dari kapal selam milik Korea Utara yang dirilis oleh KCNA (Kantor Berita Korea Utara), 25 Agustus 2016 (Foto: REUTERS/KCNA).

Foto peluncuran misil dari kapal selam milik Korea Utara yang dirilis oleh KCNA (Kantor Berita Korea Utara), 25 Agustus 2016 (Foto: REUTERS/KCNA).

Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Senin (12/9) mengatakan Utara mempunyai kemampuan dan sebuah terowongan yang tidak digunakan di tempat percobaan di pegunungannya untuk melakukan percobaan nuklir.

Amerika dan negara-negara sekutunya telah menanggapi percobaan nuklir ke-5 Korea Utara yang dilakukan hari Jumat lalu, dengan seruan akan menjatuhkan sanksi baru, tetapi China terus memberi isyarat yang kabur mengenai apakah China akan mendukung atau tidak tindakan ganjaran lebih jauh terhadap sekutu tradisionalnya itu.

Dalam menanggapi laporan bahwa Pyongyang mungkin sudah merencanakan satu lagi percobaan nuklir, Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Senin (12/9) mengatakan Utara mempunyai kemampuan dan sebuah terowongan yang tidak digunakan di tempat percobaan di pegunungannya untuk melakukannya.

“Mengenai kemungkinan percobaan nuklir tambahan Korea Utara, Korea Selatan dan intelijen Amerika berpendapat bahwa Korea Utara selalu siap melakukan percobaan nuklir tambahan," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan Moon Sang-gyun.

Militer Amerika akan mendatangkan satu pesawat pembom B-1B ke Korea Selatan dalam unjuk kekuatan, tetapi pengerahan itu telah ditunda karena keadaan cuaca yang buruk. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG