Tautan-tautan Akses

AS dan Sekutu Kaji Bantuan Non Senjata bagi Pemberontak Suriah


Pemberontak Suriah akan mendapatkan bantuan non-senjata dari Amerika dan sekutunya.

Pemberontak Suriah akan mendapatkan bantuan non-senjata dari Amerika dan sekutunya.

Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan AS ingin membantu pemberontak dengan bantuan medis dan peralatan komunikasi.

Gedung Putih menyatakan Presiden Barack Obama sedang mempertimbangkan pemberian bantuan nonsenjata bagi pemberontak Suriah dalam perjuangan mereka menggulingkan Presiden Bashar al-Assad.

Obama bertemu Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan hari Minggu di Seoul, di mana mereka menghadiri KTT keamanan nuklir.

Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan Amerika ingin membantu pemberontak dengan bantuan medis dan peralatan komunikasi. Tetapi ia mengatakan pembahasan itu tidak menyebutkan tentang persenjataan bagi oposisi.

Pejabat tadi mengatakan, Amerika akan mengemukakan masalah bantuan nonsenjata itu pada pertemuan Sahabat Suriah di Turki pada 1 April. Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton berencana menghadiri pertemuan tersebut.

Sementara itu, utusan khusus PBB dan Liga Arab, Kofi Annan berada di Moskow dalam upaya meyakinkan Rusia agar mendukung seruan internasional bagi gencatan senjata dan pembicaraan di Suriah.

Rusia dan Tiongkok telah memveto tindakan Dewan Keamanan terhadap Suriah, seraya menyatakan tindakan semacam itu mencampuri urusan internal Suriah. Tetapi kedua negara mendukung pernyataan Dewan pekan lalu yang mengesahkan rencana perdamaian Annan.

Rusia juga mengimbau Suriah agar memberi kesempatan para petugas bantuan kemanusiaan untuk menolong rakyat sipil yang terpojok.

Juga Minggu, Human Rights Watch menuduh militer Suriah memanfaatkan rakyat sipil, termasuk anak-anak dan lansia, sebagai perisai manusia dalam menghadapi serangan pemberontak.

Kelompok itu mendasarkan laporannya pada wawancara dengan beberapa dari mereka yang dipaksa berbaris di depan tank-tank pemerintah di kota-kota dan desa di provinsi Idlib.
Human Rights Watch menyebut penggunaan perisai manusia itu menjijikkan dan menuntut agar tentara segera menghentikan praktik tersebut.

XS
SM
MD
LG