Tautan-tautan Akses

AS dan Iran Langsungkan Pembicaraan Tingkat Tertinggi Pertama dalam 30 Tahun


Menlu AS John Kerry (kiri) dan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif menghadiri pertemuan dengan lima anggota permanen DK PBB dan Jerman di sela-sela Sidang Umum PBB ke-68 di New York (26/9).

Menlu AS John Kerry (kiri) dan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif menghadiri pertemuan dengan lima anggota permanen DK PBB dan Jerman di sela-sela Sidang Umum PBB ke-68 di New York (26/9).

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry dan Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengadakan pembicaraan empat mata sekitar 30 menit di sela-sela pertemuan PBB di New York, Kamis (27/9).

Amerika Serikat dan Iran telah mengadakan pembicaraan langsung pada tingkat paling tinggi mereka dalam lebih 30 tahun di sela-sela pertemuan di New York yang bertujuan untuk menyelesaikan pertentangan mengenai program nuklir Teheran.

Setelah pertemuan dengan lima negara kuat dunia hari Kamis (27/9), Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengajak Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif untuk mengadakan pembicaraan mendadak empat mata sekitar 30 menit.

Pertemuan mereka perupakan pertemuan tingkat teringgi dalam interaksi resmi antara pejabat Amerika dan Iran sejak revolusi Islam tahun 1979, ketika warga Amerika disandera dan hubungan diplomatik terhenti.

Kerry mengatakan ia dan rekan-rekannya dari negara lain mengadakan pertemuan konstruktif dengan Zarif, dan memperhatikan nada yang sangat berbeda dari Iran. Tetapi, ia mengatakan “satu pertemuan dan perubahan nada” tidak menjawab pertanyaan mengenai program nuklir Iran.

Dari pihaknya, Zarif mengatakan pertemuan ke-5 anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan Jerman telah setuju mempercepat pembicaraan nuklir, dan mengemukakan Iran berharap untuk mencapainya dalam waktu satu tahun.

Para pejabat Amerika mengukuhkan bahwa Iran telah mengajukan usul demikian. Tetapi, mereka mendorong Teheran agar datang dengan kesediaan untuk mengajukan usul yang lebih terinci ketika yang disebut pembicaraan P5 + 1 dilanjutkan bulan depan di Jenewa, sebagaimana telah disepakati dalam pertemuan itu.
XS
SM
MD
LG