Tautan-tautan Akses

AS dan China Lanjutkan Pembicaraan Tahunan


Menteri Luar Negeri AS John Kerry berbicara dengan Wakil Perdana Menteri China Liu Yandong dalam pembicaraan tahunan ke-5 AS-China di Beijing (10/7).

Menteri Luar Negeri AS John Kerry berbicara dengan Wakil Perdana Menteri China Liu Yandong dalam pembicaraan tahunan ke-5 AS-China di Beijing (10/7).

Beberapa masalah ekonomi dan perdagangan yang sensitif diperkirakan akan masuk dalam agenda pembicaraan.

Amerika Serikat dan China berjanji akan membuat kemajuan dalam perselisihan mengenai sengketa peretasan di dunia maya dan perselisihan ekonomi, dalam pembicaraan tingkat tinggi selama dua hari di Beijing.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan hari Kamis (10/7) ia melakukan diskusi "terus terang" dengan rekan-rekannya di China mengenai serangan cyber, yang katanya sangat merugikan perusahaan-perusahaan Amerika.

China menolak tuduhan Amerika bahwa China mencuri kekayaan intelektual dari perusahaan-perusahaan Amerika, alih-alih menuduh Amerika melakukan spionasenya sendiri terhadap Beijing.

Menteri Keuangan Jack Lew juga mengatakan para pemimpin China berjanji dalam pembicaraan itu untuk memungkinkan pasar memainkan peran lebih besar dalam nilai mata uang yuan, yang kata Amerika memiliki nilai yang rendah.

Pada pertemuan sarapan pagi sebelumnya hari Kamis (10/7), Kerry mengatakan kepada sekelompok pemimpin perusahaan China dan Amerika bahwa sangat penting bagi kedua negara mengelola perbedaan pandangan mereka tentang isu-isu tersebut.

Pertemuan itu merupakan kesempatan bagi pengusaha Amerika dan China untuk membahas keluhan dan kesulitan mereka dalam melakukan bisnis dengan satu sama lain.

Perusahaan-perusahaan Amerika telah mengeluh tentang berbagai masalah, termasuk akses yang terbatas ke pasar China, pencurian harta intelektual, dan nilai yang rendah mata-uang China, yang memberi kepada eksportir China satu kelebihan.

Dengan menekankan bahwa perusahaan adalah “tulang-belakang” hubungan ekonomi Amerika-China, Pejabat tinggi China Yang Jiechi mengatakan Beijing akan berusaha mengatasi keprihatinan itu.

XS
SM
MD
LG