Tautan-tautan Akses

AS Buka Kembali Kedutaan di Republik Afrika Tengah


Menlu AS John Kerry mengatakan Republik Afrika Tengah telah membuat kemajuan (foto: dok).

Menlu AS John Kerry mengatakan Republik Afrika Tengah telah membuat kemajuan (foto: dok).

Kedutaan AS di Republik Afrika Tengah melanjutkan operasi kembali, 21 bulan setelah ditutup karena ketidakstabilan dan kekerasan.

Pengumuman Menteri Luar Negeri AS John Kerry muncul sementara pasukan PBB yang baru, saat ini berjumlah 7.500 tentara, secara resmi mengambil alih tugas penjaga perdamaian di negara yang bermasalah itu.

Menlu Kerry menunjuk diplomat David Brown sebagai kuasa usaha Amerika Serikat dan mengumumkan tambahan dana kemanusiaan $ 28 juta, sehingga total bantuan AS untuk tahun ini menjadi $ 145 juta.

John Kerry mengatakan Republik Afrika Tengah telah membuat kemajuan dalam mengakhiri kekerasan tetapi menambahkan, "Kita semua tahu bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan."

Kekerasan telah menurun sedikit dalam beberapa bulan terakhir sementara pemerintahan transisi yang didukung PBB berusaha memulihkan stabilitas.

XS
SM
MD
LG