Tautan-tautan Akses

AS Berusaha Yakinkan Israel soal Perjanjian Nuklir Iran


Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Martin Dempsey (kiri) bertemu Presiden Reuven Rivlin di Yerusalem, Rabu (10/6).

Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Martin Dempsey (kiri) bertemu Presiden Reuven Rivlin di Yerusalem, Rabu (10/6).

Pejabat militer AS mengatakan, prospek jangka panjang keamanan di Timur Tengah menjadi lebih baik dengan dicapainya sebuah perjanjian nuklir yang komprehensif.

Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Martin Dempsey, yang akan pensiun, berusaha meyakinkan Israel tentang bantuan militer AS yang berkelanjutan dalam menghadapi kemungkinan peningkatan ancaman keamanan oleh Iran.

Di Yerusalem, Dempsey mengatakan, AS akan membantu Israel meningkatkan pertahanan udara dan misilnya, serta keamanan maritim dan dunia maya negara itu.

Laporan suratkabar “The New York Times” menyebutkan para pejabat Israel mendesak Jenderal Dempsey untuk memperbesar keunggulan pertahanan kualitatif militer Israel atas lawan-lawannya di kawasan Timur-Tengah.

Menurut laporan New York Times, hal itu mencerminkan bukan hanya peningkatan kecemasan Israel atas pakta nuklir internasional dengan Iran, tetapi juga kekhawatiran Tel Aviv atas peningkatan pasokan peralatan militer AS kepada negara-negara Arab yang juga merasa khawatir akan ancaman Teheran.

Menurut Dempsey, prospek jangka panjang keamanan di Timur Tengah menjadi lebih baik dengan dicapainya sebuah perjanjian nuklir yang komprehensif, agar Iran tidak menjadi negara yang memiliki senjata nuklir.

Sementara analis regional, Ian Lustick dari Universitas Pennsylvania mengatakan, kunjungan Dempsey merupakan bagian dari upaya luas AS untuk menata ulang hubungannya dengan Israel.

Luctick menambahkan, Jenderal Dempsey benar ketika ia mengakui bahwa keringanan sanksi bisa memberi Iran kemampuan lebih besar dalam mendukung sekutunya di Libanon, Hizbullah dan guna membangun kapasitas militernya yang lebih besar.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG