Tautan-tautan Akses

AS

AS Akan Tarik Sebagian Pasukan yang Perangi Ebola


Mayjen Darryl Williams berbicara pada jurnalis di bandara internasional Roberts di luar kota Monrovia. (Reuters/James Giahyue)

Mayjen Darryl Williams berbicara pada jurnalis di bandara internasional Roberts di luar kota Monrovia. (Reuters/James Giahyue)

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa tantangan masih ada untuk menghapuskan kasus Ebola.

Presiden Barack Obama dijadwalkan akan mengumumkan rencananya Rabu (11/2) untuk menarik sebagian besar pasukan Amerika yang ditugaskan untuk memerangi wabah Ebola di Afrika Barat, dan untuk mendeklarasikan bahwa upaya militer AS itu telah sukses.

Militer AS diperkirakan akan menarik sebagian besar dari 1.300 tentaranya yang saat ini bertugas di Liberia dan Senegal, tempat para pejabat yakin krisis telah sebagian besar ditanggulangi.

Hanya 100 orang yang akan tetap tinggal di Afrika Barat setelah 30 April, bekerja dengan militer Liberia, mitra regional dan warga sipil AS ynag terus melawan Ebola.

Wabah terburuk Ebola dalam sejarah dunia ini telah menewaskan hampir 9.000 orang.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa tantangan-tantangan masih ada dalam menghapus kasus Ebola. Wabah ini diperkirakan menimbulkan kerugian di negara-negara yang paling terimbas, Liberia, Sierra Leone dan Guinea, setidaknya US$1,6 miliar tahun ini.

XS
SM
MD
LG