Tautan-tautan Akses

Bagian dari Kesepakatan Nuklir, AS akan Beli Air Berat Iran


Pertemuan antara Menteri Luar Negeri AS John Kerry (kiri) dan Menlu Iran Mohamad Javad Zarif di New York, Jumat (22/4).

Pertemuan antara Menteri Luar Negeri AS John Kerry (kiri) dan Menlu Iran Mohamad Javad Zarif di New York, Jumat (22/4).

Amerika sepakat untuk membeli 32 ton air berat, sebagai bagian dari kesepakatan nuklir dengan Iran.

Amerika akan membeli 32 ton air berat, sebuah komponen penting bagi pengembangan senjata atom dari Iran, dalam rangka membantu Teheran melaksanakan peraturan dalam persetujuan nuklir yang bersejarah itu.

Departemen Energi dan Luar Negeri memberi konfirmasi Jumat (22/4) pembelian air berat yang dapat dipergunakan untuk membuat plutonium berkadar untuk senjata.

Rencana ini diumumkan selagi pejabat Amerika, Iran dan lainnya bertemu di Wina guna membahas pelaksanaan persetujuan nuklir, yang dikenal sebagai Rencana Menyeluruh Gabungan dari Tindakan atau JCPOA.

Sebelumnya, Iran menjual uranium dengan pengayaan rendah kepada Rusia.

Kabar tentang pembelian ini muncul sebelum pertemuan Jumat (22/4) antara Menteri Luar Negeri John Kerry dan Menteri Luar Negeri Iran Mohamad Javad Zarif di sela-sela upacara penandatanganan perubahan iklim PBB di New York.

Iran baru-baru ini mengeluh, fihaknya tidak memperoleh penghapusan sanksi yang seharusnya diberikan berdasarkan kesepakatan nuklir ini karena pembatasan yang diberlakukan terhadap lembaga finansial.

Menjelang pembicaraan ini, Kerry mengatakan Amerika tidak akan menghambat penyelenggaraan bisnis di Iran, karena persetujuan nuklir ini sudah dilaksanakan pada Januari. [jm]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG