Tautan-tautan Akses

2 Wartawan Swedia Divonis Bersalah oleh Pengadilan Ethiopia

  • Peter Heinlein

Wartawan Swedia, Johan Persson and Martin Schibbye menyangkal mendukung kelompok teroris dalam kesaksian mereka di pengadilan Addis Ababa, Ethiopia (foto: dok).

Wartawan Swedia, Johan Persson and Martin Schibbye menyangkal mendukung kelompok teroris dalam kesaksian mereka di pengadilan Addis Ababa, Ethiopia (foto: dok).

Dua wartawan Swedia yang ditangkap bersama sejumlah pemberontak di kawasan rusuh Ogaden di Ethiopia dinyatakan bersalah membantu teroris.

Wartawan Martin Schibbye dan fotografer Johan Persson tampak terkejut ketika hakim Pengadilan Tinggi Ethiopia Shemsu Sirgaga menyatakan mereka bersalah membantu sebuah kelompok teroris dan memasuki negara itu secara gelap.

Mereka menghadapi ancaman hukuman maksimal 18 tahun penjara. Vonis akan dijatuhkan minggu depan.

Kedua warga Swedia itu ditangkap 30 Juni di kawasan etnis Somalia di Ethiopia ketika berkelana bersama pemberontak Fron Pembebasan Nasional Ogaden (ONLF), yang memperjuangkan otonomi regional. Kawasan itu tertutup bagi kebanyakan pihak luar selama bertahun-tahun ketika pemerintah melakukan apa yang diduga kelompok HAM sebagai penumpasan kejam terhadap ONLF.

Schibbye dan Persson mengaku masuk Ethiopia secara gelap dari Somalia, tetapi membantah membantu pemberontak. Mereka mengatakan kepada pengadilan sedang menyelidiki sebuah perusahaan Swedia yang diduga terlibat dalam ekplorasi minyak di zona konflik itu.

Kasus ini diikuti seksama di Swedia karena kaitan perusahaan itu dengan Menteri Luar Negeri Swedia Carl Bildt. Dalam putusannya, hakim Shemsu mengatakan menerima pengakuan mereka sebagai wartawan tetapi sulit dipercaya mereka bisa tidak memihak dan sekaligus melanggar hukum sebuah negara berdaulat.

Putusan itu mengejutkan pengamat asing, diplomat dan wartawan Swedia yang mengikuti jalannya pengadilan. Ingrid Dahlback dari kantor berita Swedia TT mengatakan bukti-bukti yang ada sempat memicu harapan bahwa para tersangka akan dinyatakan tidak bersalah mendukung teroris.

Ia mengatakan, “Saya kira hakim hanya akan menggunakan beberapa argumen jaksa pembela, tetapi tampaknya ia hampir sepenuhnya mendukung jaksa penuntut. Jadi ini adalah berita buruk bagi wartawan Swedia dan saya kira juga berita buruk bagi kebebasan pers.”

Duta Besar Swedia untuk Ethiopia, Jens Odlander, tampak marah dan mengatakan langkah selanjutnya akan diserahkan pada pihak berwenang di Swedia. “Ini sangat mengecewakan. Kami harus menganalisa situasi ini," ujarnya.

Reaksi dari Swedia sangat cepat. Perdana Menteri Fredrik Reinfeldt mengeluarkan pernyataan yang mengatakan kedua wartawan itu melakukan pekerjaan yang sah dan harus segera dibebaskan. Ia mengatakan pemerintahnya sudah melakukan kontak dengan pejabat-pejabat senior Ethiopia terkait hal ini.

XS
SM
MD
LG