Tautan-tautan Akses

2 Wanita AS Bersalah Galang Dana untuk Al-Shabab


Jurubicara kelompok militan Al Shabaab di Somalia mengeluarkan pernyataan di Mogadishu selatan (19/10).

Jurubicara kelompok militan Al Shabaab di Somalia mengeluarkan pernyataan di Mogadishu selatan (19/10).

Dua wanita di kota Minneapolis didakwa menyalurkan uang kepada kelompok militan al-Shabab yang terkait al-Qaida di Somalia.

Dua wanita Amerika yang mengaku mengumpulkan uang untuk amal, kemungkinan akan segera menghabiskan waktu lama di penjara karena mendukung militan Somalia. Hari Kamis, tim juri di Minneapolis, Minnesota menyatakan Amina Farah Ali, 35 tahun, dan Hawo Mohamed Hassan, 64 tahun, bersalah karena berkonspirasi untuk memberikan dukungan materi kepada organisasi teroris asing.

Tim jaksa mengatakan dua wanita itu menyalurkan uang yang dikumpulkan dari masyarakat Somalia di Minneapolis kepada kelompok militan al-Shabab yang terkait al-Qaida di Somalia.

Pemerintah Amerika mengatakan pihaknya menyadap telepon rumah dan ponsel Ali selama periode 10-bulan, dengan memantau sekitar 30.000 pembicaraan telepon. Dokumen-dokumen pengadilan mengatakan para penyelidik juga meneliti sampah puluhan kali di luar apartemen Ali.

Pejabat-pejabat mengatakan Ali mengirim lebih dari 8.600 dolar ke al-Shabab sejak tahun 2008. Tim jaksa menyatakan uang itu digunakan untuk membiayai perjalanan sedikitnya 20 orang dari Minnesota ke Somalia untuk bergabung dengan al-Shabab.

In this June 26, 1997 photo released by the Tom Green County Jail in San Angelo, Texas, is shown a 1997 booking mug of Colleen R. LaRose. LaRose, the self-described "Jihad Jane" who thought her blond hair and blue eyes would let her blend in as she sought

In this June 26, 1997 photo released by the Tom Green County Jail in San Angelo, Texas, is shown a 1997 booking mug of Colleen R. LaRose. LaRose, the self-described "Jihad Jane" who thought her blond hair and blue eyes would let her blend in as she sought

Dalam berita terkait, pejabat Amerika telah mengumumkan dakwaan terhadap dua pria yang dituduh berkonspirasi memberikan dukungan materi kepada teroris dengan membantu tersangka teror Amerika yang menjuluki dirinya "Jihad Jane."

Departemen Kehakiman Amerika mengatakan kedua pria itu adalah warga Aljazair Ali Charaf Damache dan warga Pakistan Khalid Mohammad Hassan, penduduk tetap di Amerika.

Departemen Kehakiman menuduh bahwa Damache yang merekrut Khalid melalui internet untuk mencari perempuan berpaspor untuk membantu Colleen Larose, atau Jihad Jane, dengan rencana untuk melancarkan perang agama di Asia Selatan dan Eropa.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Kehakiman mengatakan pihaknya akan mengusahakan ekstradisi Damache dari Irlandia, di mana dia ditahan karena tuduhan yang tidak terkait. Jika terbukti bersalah, Damache diancam hukuman hingga 45 tahun penjara.

Khalid telah berada dalam tahanan Amerika sejak penangkapannya 6 Juli di negara bagian Maryland. Jika terbukti bersalah, ia menghadapi kemungkinan hukuman 15 tahun penjara.

XS
SM
MD
LG