Tautan-tautan Akses

NASA Turun Tangan Perbaiki Prestasi Sains dan Matematika

  • Budi Setiawan

Pelajar Amerika tertinggal di banding negara-negara Skandinavia dalam kemampuan sains dan matematika.

Pelajar Amerika tertinggal di banding negara-negara Skandinavia dalam kemampuan sains dan matematika.

Menurut beberapa studi penelitian tentang pendidikan, prestasi siswa SMP dan SMA Amerika dalam mata pelajaran matematika dan sains berada di belakang negara-negara lain. NASA termasuk salah satu lembaga yang prihatin dan turun tangan untuk membantu mendorong prestasi siswa dalam kedua mata pelajaran tersebut.

Dalam sebuah tes berskala internasional yang mengukur kemampuan sains dan matematika, pelajar Amerika tingkat SMA berada di peringkat 25 dari 57 negara yang ikut serta.

Fakta yang memprihatinkan ini, beserta berbagai studi lain dengan hasil yang sama, mendorong lembaga seperti Badan Antariksa Amerika (NASA) untuk turun tangan. Bersama dengan Badang Pelestarian Lingkungan Hidup Amerika (EPA), NASA mengusulkan dalam anggaran belanja federal tahun 2011, peningkatan alokasi anggaran lebih dari 146 juta dolar untuk program-program pelatihan sains dan teknologi bagi para siswa dan guru sekolah menengah.

“Kami ingin siswa-siswa SMP meningkatkan prestasi mereka dalam bidang sains dan matematika, dan bagi para guru untuk meningkatkan kemampuan mengajar di bidang-bidang tersebut,” kata Kepala NASA Charles Bolden.

Oleh karena itu, mulai musim panas mendatang ini, NASA meluncurkan program tiga tahun yang disebut 'Summer of Innovation.' Program ini ditujukan pada para siswa SMP selama libur musim panas untuk mengikuti program intensif matematika dan sains. Program ini akan ditindaklanjuti dalam tahun ajaran sekolah. Para pendidik mengatakan sasarannya adalah untuk meningkatkan prestasi akademis siswa dalam pelajaran matematika, sains, dan tekonologi, sekaligus memperlengkapi mereka untuk membangun karir profesional di abad ke-21.

Program musim panas NASA memberikan pelatihan sains dan matematika yang intensif kepada para pelajar SMP.

Program musim panas NASA memberikan pelatihan sains dan matematika yang intensif kepada para pelajar SMP.

Sebelum program dimulai, Bolden dan Kepala EPA Lisa Jackson mengunjungi sebuah SMP di Washington. Dalam kunjungannya, Bolden dan Jackson mendorong untuk para siswa untuk tertarik pada bidang matematika dan sains.

“Jika kalian mau bersaing, kalian harus rajin belajar. Pada akhirnya, bagian yang penting adalah apapun tingkat pendidikan kalian, kalian akan melakukan eksperimen di laboratorium," kata Jackson.

Negara-negara terkemuka dalam pendidikan matematika dan sains adalah Finlandia dan negara-negara Skandinavia. "Amerika jauh tertinggal," kata Bolden.

Program 'Summer of Innovation' NASA, menurut Bolden, menjadi bagian dari upaya pemerintah Amerika untuk mendorong pendidikan sains dan matematika. "Upaya Presiden Obama dalam mendorong bidang pendidikan khususnya pendidikan teknis (dan) menginginkan setiap anak masuk ke perguruan tinggi selambat-lambatnya tahun 2020, patut dijunjung. Itulah sasaran yang diperjuangkan NASA supaya berhasil," jelas Bolden.

XS
SM
MD
LG