Tautan-tautan Akses

Argentina Kembali Adili Mantan Presiden Carlos Menem


Mantan Presiden Argentina, Carlos Menem, didakwa memalsukan daftar resmi kekayaannya tahun 2000 (Foto: dok).

Mantan Presiden Argentina, Carlos Menem, didakwa memalsukan daftar resmi kekayaannya tahun 2000 (Foto: dok).

Argentina kembali menggelar peradilan atas mantan presiden yang pernah menjadi terpidana dalam kasus perdagangan senjata, Carlos Menem, Senin (2/9).

Mantan Presiden Argentina, Carlos Menem, didakwa memalsukan daftar resmi kekayaannya tahun 2000. Menem kabarnya gagal menyebut empat rekening banknya, dua tanah dan bangunan, dua pesawat terbang yang sangat ringan, saham pada perusahaan-perusahaan telecom dan dua kendaraan.

Satu dari rekening banknya di Liechtenstein mencantumkan nilai sebesar $6 juta saat Menem menjabat sebagai presiden di tahun 1990-an.

Senator berusia 83 tahun itu terancam hukuman enam tahun penjara apabila didapati bersalah, tetapi pembelanya mengemukakan alasan bahwa hal tersebut sudah terlalu lama berlalu untuk diadili saat ini. Para pengacara Menem juga mengatakan ia tidak bermaksud menipu saat tidak memasukkan informasi dalam dokumen yang harus dilakukan oleh warga kaya Argentina setiap tahun untuk tujuan pajak.

Sekitar 20 orang saksi sedang diminta untuk memberi kesaksian terkait kasus tersebut.

Menem menyebut semua tuduhan itu “sama sekali tidak berdasar” ketika ia meninggalkan pengadilan hari Senin (2/9).

Sebagai seorang senator yang selalu memberikan suara untuk mendukung Presiden Cristina Fernandez, Menem mempunyai kekebalan parlemen yang hanya dapat dicabut oleh Senat. Tetapi, ia membantah anggapan bahwa Presiden Fernandez akan melindunginya terkait hal tersebut.
XS
SM
MD
LG