Tautan-tautan Akses

Argentina Adakan Pemilihan Presiden Babak Kedua


Kandidat presiden Argentina, Mauricio Macri, kiri, dan Daniel Scioli, kanan.

Kandidat presiden Argentina, Mauricio Macri, kiri, dan Daniel Scioli, kanan.

Argentina mengadakan pemilihan presiden babak kedua untuk pertama kalinya hari Minggu (22/11). Pemilihan itu dipandang luas sebagai referendum mengenai kebijakan yang condong ke kiri Presiden yang akan turun, Christina Kirchner dan pendahulunya, mendiang suaminya, Nestor Kirchner.

Mauricio Macri, walikota Buenos Aires yang kanan moderat yang juga mantan pemimpin klub sepak bola popular Boca Juniors, adalah pemenang pemilihan babak pertama tanggal 25 Oktober atas calon dari partai yang berkuasa Daniel Scioli.

Macri mengatakan kepada para pendukungnya ia ingin mencabut pengendalian modal dan pembatasan perdagangan untuk memperoleh keyakinan penanam modal dan mendatangkan devisa ke dalam ekonomi negara yang kekurangan dolar itu.

Banyak survey menjelang pemilihan bulan Oktober itu memberi indikasi gubernur provinsi Daniel Scioli akan menang. Scioli, calon pengganti yang dipilih Presiden Kirchner, telah berjanji akan menjunjung unsur-unsur inti “kirchnerisme,” keyakinan populis yang mendasari proteksionisme perdagangan, kesejahteraan sosial, dan pembelaan golongan pekerja.

Scioli, seorang penggemar fanatik speedboat yang kehilangan lengan kanannya dalam kecelakaan perlombaan tahun 1989, berjanji kepada para pemilih dalam kampanyenya akan melakukan perubahan gaya menarik modal yang lebih besar ke Argentina. Ia berbicara mengenai pendekatan reformasi moneter, sementara mempertahankan tunjangan sosial yang memadai.

Menurut undang-undang pemilu Argentina, untuk menang langsung dalam pemilihan babak pertama calon harus memperoleh lebih dari 45 persen suara, atau paling sedikit 40 persen dengan selisih perolehan suara 10 persen atas saingan terdekatnya. [gp]

XS
SM
MD
LG