Tautan-tautan Akses

Arab Saudi Kecam Keterlibatan Iran dan Hizbullah di Suriah


Menlu AS John Kerry (kiri) disambut Menlu Arab Saudi Pangeran Saud al-Faisal setibanya di Jeddah, Arab Saudi (25/6).

Menlu AS John Kerry (kiri) disambut Menlu Arab Saudi Pangeran Saud al-Faisal setibanya di Jeddah, Arab Saudi (25/6).

Menteri Luar Negeri Saudi Saud al-Faisal mengatakan negaranya tidak bisa tinggal diam atas campur tangan Teheran dalam krisis yang sedang berlangsung di Suriah.

Arab Saudi mengatakan dunia seharusnya tidak membiarkan Iran dan kelompok militan Hizbullah mendukung pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Menteri Luar Negeri Saudi Saud al-Faisal menyebut campur tangan Teheran dalam krisis yang sedang berlangsung di Suriah berbahaya dan mengatakan bahwa negaranya tidak bisa lagi tinggal diam.

Pernyataan Saud disampaikan pada konperensi pers bersama Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry di Jeddah. Pangeran itu menyerukan larangan internasional terhadap suplai senjata ke pemerintah Suriah dan menyerukan bantuan militer lebih banyak bagi para pemberontak Suriah.

Arab Saudi telah menyuplai senjata kepada para pemberontak, sementara Amerika Serikat baru-baru ini mengatakan akan mengirimkan senjata sebagai tambahan atas bantuan non-senjata yang telah diberikannya.

Kerry mengatakan bahwa perundingan adalah cara terbaik untuk menyelesaikan kerusuhan yang telah berlangsung lebih dari dua tahun di Suriah dan menewaskan lebih dari 90 ribu orang.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG