Tautan-tautan Akses

Apple Hadapi Gugatan Kedua dari Perusahaan Lisensi Paten


Logo Apple di kantor pusatnya di Cupertino, California.

Logo Apple di kantor pusatnya di Cupertino, California.

Hak-hak paten itu terkait dengan pengaksesan dan penyimpanan lagu-lagu, video dan permainan yang diunduh.

Baru saja memenangkan gugatan senilai US$532,9 juta atas Apple Inc, sebuah perusahaan di Texas kembali menuntut raksasa teknologi tersebut, kali ini atas penggunaan paten yang sama dalam produk-produk yang diluncurkan setelah kasus yang pertama berjalan.

Smartflash LLC bertujuan membuat Apple membayar karena menggunakan teknologi lisensi paten perusahaan tersebut tanpa izin dalam produk-produk yang tidak disertakan dalam kasus sebelumnya, seperti iPhone 6 dan 6 Plus serta iPad Air 2. Persidangan sebelumnya mencakup produk-produk Apple yang lebih lama.

Pada Selasa (24/2), juri di pengadilan federal di Tyler, Texas menemukan bahwa Apple dengan sengaja melanggar tiga hak paten Smartflash dengan produk-produk yang menggunakan perangkat lunak iTunes-nya. Hak-hak paten itu terkait dengan pengaksesan dan penyimpanan lagu-lagu, video dan permainan yang diunduh.

Gugatan kedua itu diserahkan Rabu malam di pengadilan yang sama di Tyler, tempat Smartflash juga berbasis dan dalam dekade terakhir telah fokus pada litigasi paten. Smartflash mengeluarkan lisensi paten-patennya namun tidak membuat produknya sendiri.

Apple sendiri belum memberikan komentar mengenai hal ini.

Smartflash juga telah menyerahkan gugatan pelanggaran paten melawan Samsung Electronics Co Ltd, Google Inc dan Amazon.com Inc untuk hak-hak paten yang sama.

XS
SM
MD
LG