Tautan-tautan Akses

Angola Adili 17 Pemuda yang Dituduh Rencanakan Kudeta


Amnesty International mengecam pengadilan terhadap 17 pemuda Angola di Luanda (foto: ilustrasi).

Amnesty International mengecam pengadilan terhadap 17 pemuda Angola di Luanda (foto: ilustrasi).

Tujuh belas warga Angola yang dituduh merencanakan pemberontakan dan kudeta telah disidangkan di Luanda, Senin (16/11).

Tujuh belas warga Angola yang dituduh merencanakan pemberontakan dan kudeta telah disidangkan di Luanda dalam kasus yang menurut kelompok HAM menunjukkan intoleransi pemerintah terhadap pembangkang.

Pihak berwenang menangkap para aktivis muda itu bulan Juni lalu, setelah mereka bertemu di sebuah toko buku untuk membahas buku yang berjudul “Dari Kediktatoran Menuju Demokrasi.”

Pengacara mereka hari Senin (16/11) mengatakan kepada pengadilan tersebut bahwa tuduhan-tuduhan harus dibatalkan karena mereka tidak melanggar hukum dan konstitusi mengenai kebebasan berbicara.

Amnesty International menyebut pengadilan itu “penghinaan terhadap pengadilan,” sementara Zenaida Machado periset HAM di Angola dan Mozambique, mengatakan saatnya pengadilan Angola menunjukkan pengadilan menghormati standar-standar pengadilan yang adil.

Ia mengatakan “hakim-hakim Angola harus menunjukkan kemandirian dan tidak membiarkan pengadilan ini digunakan sebagai alat untuk membungkam para pengecam pemerintah.”

Persidangan itu diperkirakan akan berlangsung sampai hari Jumat. [my/ii]

XS
SM
MD
LG