Tautan-tautan Akses

Mesir dan Libya Bom Lokasi ISIS Setelah Pemenggalan


Peta wilayah Libya dan kota Darna.

Peta wilayah Libya dan kota Darna.

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dalam pidato televisi bertekad membalas tindakan pemenggalan ISIS terhadap 21 warga Mesir dan menyebutnya sebuah "tindak terorisme yang keji."

Pesawat-pesawat tempur Mesir dan Libya melancarkan serangan-serangan udara hari Senin terhadap kelompok ISIS di Libya timur, yang menurut militer kedua negara, pembalasan terhadap kelompok militan itu yang telah memenggal kepala 21 warga Kristen Koptik Mesir yang diculik di Libya.

Pemboman tersebut menarget kamp-kamp militan dan lokasi-lokasi penyimpanan senjata di kota Darna beberapa jam setelah kelompok ISIS merilis sebuah video yang memperlihatkan pembunuhan tersebut.

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi berjanji dalam sebuah pidato televisi untuk membalas tindakan pemenggalan tersebut, dan menyebutnya sebuah "aksi terorisme yang keji."

Video tadi menunjukkan beberapa pria yang mengenakan celana monyet berwarna oranye, digiring di pantai, masing-masing dikawal seorang militan bertopeng. Mereka dipaksa berlutut dan seorang militan berbicara ke arah kamera dalam bahasa Inggris, kemudian mereka dipancung dengan serentak.

Pembunuhan brutal itu digambarkan sebagai tindakan balas dendam terhadap apa yang disebut seorang militan bertopeng itu sebagai “sikap bermusuhan gereja Mesir.” Golongan Kristen Koptik merupakan sekitar 10 persen dari penduduk Mesir dan menderita diskriminasi dan penindasan luas.

Ditemani para anggota kabinetnya, Sisi hari Senin (16/2) mengunjungi sebuah katedral besar di Mesir untuk menyampaikan ucapan belasungkawa kepada pemimpin tertinggi Koptik Mesir Tuwadros II dan komunitas Kristen negara itu.

Hari Senin, Sisi juga berbicara melalui telepon dengan Presiden Perancis Francois Hollande, yang kantornya menyatakan bahwa kedua pemimpin itu membahas pentingnya Dewan Keamanan PBB mengambil tindakan baru untuk menghadapi bahaya yang ditimbulkan ISIS.

XS
SM
MD
LG