Tautan-tautan Akses

AS

Angka Bunuh Diri di AS Naik Tajam Sejak 1999


Kuburan di pemakaman di Coral Gables, Florida. (Foto: Ilustrasi)

Kuburan di pemakaman di Coral Gables, Florida. (Foto: Ilustrasi)

Studi menunjukkan bahwa angka bunuh diri naik 24 persen antara 1999 dan 2014, dengan puncaknya pada 2008 di tengah resesi ekonomi.

Sebuah studi baru oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menunjukkan bahwa angka bunuh diri telah melonjak 24 persen antara 1999 dan 2014.

Studi yang diterbitkan pekan lalu itu menunjukkan bahwa angka melonjak tajam setelah 2006, seiring memudarnya ledakan ekonomi akhir 1990an dan permulaan periode yang akan menjadi resesi 2008.

Tingkat bunuh diri untuk pria berusia di bawah 75 tahun melonjak 43 persen antara 1999 dan 2014. Di antara perempuan di bawah usia 75, kenaikannya tertinggi di antara perempuan berusia 45 dan 64 tahun. Angka bunuh diri diantara perempuan-perempuan tersebut 80 persen lebih tinggi pada 2014 dibandingkan tahun 1999.

Hasilnya menunjukkan bahwa kesenjangan gender tradisional dalam angka bunuh diri telah menyempit: Meski biasanya laki-laki lebih mungkin bunuh diri, angka bunuh diri pada perempuan naik lebih pesat dibandingkan laki-laki.

Metode bunuh diri paling sering tahun 2014 untuk pria melibatkan senjata api (55,4 persen), sementara untuk perempuan adalah menggunakan racun (34,1 persen). [hd/dw]

XS
SM
MD
LG