Tautan-tautan Akses

Ancaman Peretas Rusia Terhadap Keamanan Dunia Maya AS Belum Jelas


Laksamana Michael Rogers, direktur Badan Keamanan Nasional dan kepala Komando Dunia Maya pada Departemen Pertahanan, bersaksi di depan Kongres. (Foto: Dok)

Laksamana Michael Rogers, direktur Badan Keamanan Nasional dan kepala Komando Dunia Maya pada Departemen Pertahanan, bersaksi di depan Kongres. (Foto: Dok)

FBI dan Departemen Keamanan Dalam Negeri sedang menyelidiki tuduhan bahwa para peretas Rusia telah membobol sistem email Komite Nasional Partai Demokrat.

Para pejabat tinggi bidang pertahanan AS mengatakan mereka tidak mengabaikan keprihatinan bahwa para peretas Rusia sedang berusaha membajak pemilihan presiden dan pemilihan pemerintah daerah di Amerika.

Tapi seberapa luas ancaman itu dan bagaimana Amerika akan menanggapinya masih belum jelas.

“Ini adalah fokus perhatian kita,” kata Laksamana Michael Rogers, direktur Badan Keamanan Nasional dan sekaligus kepala Komando Dunia Maya pada Departemen Pertahanan.

“Saya tidak akan mengatakan apa tujuan kegiatan (Rusia) ini,” kata Rogers kepada Komisi Angkatan Bersenjata Kongres Amerika, dan menambahkan bahwa ia bisa memperkirakan beberapa kemungkinan.

Pertanyaan itu diajukan oleh ketua Komisi angkatan bersenjata John McCain, senator partai Republik dari Arizona yang juga mencalonkan diri untuk dipilih kembali.

“Russia menggunakan dunia maya untuk menggerogoti kepentingan Amerika, dan kini tampaknya demokrasi kita mungkin akan menjadi sasarannya,” kata McCain. Jika mereka berhasil, tambahnya, “maka demokrasi akan hancur”.

Badan Penyidikan Federal (FBI) dan Departemen Keamanan Dalam Negeri sedang menyelidiki tuduhan bahwa para peretas Rusia telah membobol sistem email Komite Nasional Partai Demokrat yang sedang berkampanye untuk memenangkan Hillary Clinton sebagai presiden berikutnya. [isa/sp]

XS
SM
MD
LG