Tautan-tautan Akses

Analis: Terjadi Perpecahan Kelompok Militan di Suriah


Para militan dari kelompok Jabhat al-Nusra memutuskan hubungan dengan kelompok ISIS (foto: dok).

Para militan dari kelompok Jabhat al-Nusra memutuskan hubungan dengan kelompok ISIS (foto: dok).

Pembebasan wartawan AS Peter Theo Curtis oleh kelompok Jabhat Al-Nusra mengungkap perbedaan nyata antara kelompok militan di Suriah itu dengan ISIS.

Analis mengatakan pembebasan wartawan freelance Amerika Peter Theo Curtis mengungkap perbedaan nyata antara cabang-cabang kelompok teroris al-Qaida yang berjuang untuk berkuasa di Suriah. Curtis dibebaskan hari Minggu oleh Jabhat al-Nusra, satu dari sejumlah kelompok Muslim yang hendak menguasai Suriah.

Al-Nusra baru-baru ini memutuskan hubungan dengan pejuang Negara Islam ISIS dengan alasan metode mereka terlalu brutal. Pembebasan Curtis terjadi hanya beberapa hari setelah kelompok saingan al-Nusra, ISIS, merekam pemenggalan wartawan Amerika James Foley.

Jonathan Adelman, associate profesor pada Korbel School of International Studies, University of Denver, mengatakan al-Nusra tidak ingin dikaitkan dengan ISIS.

"Al Nusra, yang lebih sebagai kelompok Suriah, ketimbang kekhalifahan atau kelompok internasional, jelas ingin menunjukkan bahwa, meski telah membunuh dan menyiksa orang sebelumnya, mereka tidak seperti ISIS. Mereka ingin menunjukkan bahwa mereka berbeda," kata Adelman.

PBB menuduh ISIS melakukan pelanggaran HAM yang "mengerikan" dan luas, mulai dari eksekusi massal sampai perbudakan dan pemerkosaan. Kelompok itu telah menguasai daerah luas di Suriah timur dan Irak barat laut.

Menurut analis Timur Tengah Stephen Zunes dari University of San Francisco, al-Nusra mungkin hendak mencegah serangan Amerika terhadap mereka jika Amerika memutuskan memburu militan ISIS dengan serangan udara dari Irak masuk ke Suriah. "Ada beberapa dugaan bahwa Amerika dan mungkin negara-negara lain akan ikut bertempur melawan ISIS yang telah kita lihat berkembang di wilayah Irak, dan menurut saya orang-orang al-Nusra hendak menegaskan bahwa mereka adalah kelompok terpisah dan tak ingin terkena serangan pembalasan militer Amerika."

XS
SM
MD
LG