Tautan-tautan Akses

Amnesty Internasional: Guinea-Bissau Batasi Media dan Demonstran


Tentara Guinea-Bissau di pusat militer Bissau (Foto: dok). Junta militer semakin membatasi media dan demonstran di negara itu untuk membungkam kecaman yang meningkat di dalam dan di luar negara itu.

Tentara Guinea-Bissau di pusat militer Bissau (Foto: dok). Junta militer semakin membatasi media dan demonstran di negara itu untuk membungkam kecaman yang meningkat di dalam dan di luar negara itu.

Sebuah organisasi hak asasi internasional mengatakan junta militer Guinea-Bissau semakin membatasi media dan demonstran dalam upaya untuk membungkam kecaman yang meningkat di dalam dan di luar negara itu.

Pakar mengenai Guinea-Bissau dari Amnesty Internasional, Marise Castro, mengatakan kepada VOA bahwa demonstrasi-demonstrasi ditindas dan tentara yang mencari para politisi memukuli dan mengancam keluarga-keluarga dan rekan-rekan mereka.

Dia juga mengatakan stasiun-stasiun radio swasta telah dilarang mengudara, dan stasiun radio yang berusaha untuk mengudara ditutup jika mereka mengecam militer.

Junta militer mengatakan hari Selasa mereka ingin merundingkan peraturan perundangan yang baru bagi negara itu, dan tidak mengindahkan tuntutan internasional akan pemulihan undang-undang dasar yang sekarang.

Seorang jurubicara junta itu, Letnan Kolonel Dahba Na Walma, mengatakan kepada VOA bahwa para pemimpin junta militer sedang berembuk dengan partai-partai oposisi dalam usaha membentuk pemerintah baru.

Dia mengatakan komando militer itu sedang bekerja dengan para pemimpin politik untuk menciptakan solusi baru, yang akan mereka ajukan kepada Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS).
XS
SM
MD
LG