Tautan-tautan Akses

Amnesty International: Penggusuran Paksa Meningkat di Tiongkok


Warga desa berkumpul di depan kantor partai Komunis Wukan dan memprotes penyelesaian sengketa tanah di desa sebelah selatan propinsi Guangdong (Foto: dok). Amnesty Internasional melaporkan semakin meningkatnya penggusuran paksa di berbagai wilayah di Tiongkok.

Warga desa berkumpul di depan kantor partai Komunis Wukan dan memprotes penyelesaian sengketa tanah di desa sebelah selatan propinsi Guangdong (Foto: dok). Amnesty Internasional melaporkan semakin meningkatnya penggusuran paksa di berbagai wilayah di Tiongkok.

Laporan Amnesty Internasional, Kamis (11/10) mengungkapkan semakin banyak warga Tiongkok digusur paksa dari rumah mereka baik di daerah pedesaan maupun di daerah perkotaan.

Amnesty International mengatakan kasus-kasus penggusuran paksa telah banyak meningkat di Tiongkok dalam dua tahun terakhir, karena pemerintah setempat berusaha melunasi hutang dengan menyita tanah dan menjualnya kepada pengembang tanah.

Laporan yang diterbitkan hari Kamis mengatakan semakin banyak warga Tiongkok digusur dari rumah mereka baik di daerah pedesaan maupun di daerah perkotaan, yang mengakibatkan kematian, pemukulan, gangguan dan pemenjaraan penghuni.

Penggusuran paksa sudah lama tidak populer di Tiongkok, dimana warga tidak diizinkan memiliki tanah. Namun laporan itu mengatakan penggusuran sekarang telah menjadi satu sumber yang paling meresahkan rakyat dan mengancam ketidak-stabilan sosial dan politik.

Amnesty mendesak pemerintah Tiongkok agar segera menghentikan semua penggusuran paksa.
XS
SM
MD
LG