Tautan-tautan Akses

Amnesty Desak Penjualan Senjata kepada Mesir Dihentikan


Presiden Mesir, Abdel-Fattah el-Sissi berbicara didampingi para anggota militer Mesir (foto: dok). Amnesty International berbagai pelanggaran HAM oleh militer Mesir.

Presiden Mesir, Abdel-Fattah el-Sissi berbicara didampingi para anggota militer Mesir (foto: dok). Amnesty International berbagai pelanggaran HAM oleh militer Mesir.

Amnesty International mengimbau negara-negara Uni Eropa menghentikan penjualan senjata kepada Mesir karena berbagai pelanggaran HAM.

Amnesty International yang berbasis di Inggris mengimbau negara-negara anggota Uni Eropa menghentikan penjualan senjata kepada Mesir karena pelanggaran HAM yang dilakukan Mesir oleh Amnesty digambarkan sebagai ‘mengobarkan pembunuhan dan penyiksaan'.

Lewat pernyataan yang dikeluarkan hari Rabu, Amnesty menandaskan hampir separuh anggota Uni Eropa mengelak dari pembekuan penjualan senjata kepada Mesir sehingga menimbulkan risiko terjadi gelombang pembunuhan di luar hukum, penghilangan paksa dan penyiksaan.

‘Penindasan di dalam negeri oleh aparat keamanan tetap terjadi hampir tanpa pertanggungjawaban’ kata Magadlena Mughrabi dari Amnesty. Menurutnya, penggunaan kekerasan yang berlebihan, penangkapan masal dan sewenang-wenang, penyiksaan, serta penghilangan paksa sudah menjadi bagian dari modus operandi aparat keamanan.

Negara-negara Eropa dan Amerika mengatakan mereka terus menjual senjata kepada Mesir sebab Mesir adalah mitra yang stabil di kawasan yang panas. [sp]

XS
SM
MD
LG