Tautan-tautan Akses

AS

Amerika Ungsikan Staf Diplomatik Keluar Kenya


Para marinir di kompleks Kedutaan Besar AS di Nairobi, Kenya. (Foto: Dok)

Para marinir di kompleks Kedutaan Besar AS di Nairobi, Kenya. (Foto: Dok)

Amerika terus menerima informasi tentang kemungkinan ancaman terorisme terhadap kepentingan-kepentingan Amerika, Barat dan Kenya di Kenya.

Amerika memindahkan sejumlah staf diplomatiknya keluar dari Kenya karena meningkatnya kekhawatiran mengenai terorisme.

Peringatan perjalanan baru dari Departemen Luar Negeri menyebutkan Kedutaan Besar Amerika di Nairobi "memindahkan beberapa staf ke negara-negara lain," meski kedutaan itu akan tetap beroperasi seperti biasa.

Peringatan itu menyebutkan, Amerika terus menerima informasi tentang kemungkinan ancaman terorisme terhadap kepentingan-kepentingan Amerika, Barat dan Kenya di Kenya, termasuk di wilayah Nairobi dan di kota-kota pesisir Mombasa dan Diani.

Pada Senin, Kedutaan AS memberlakukan pembatasan terhadap perjalanan resmi personil ke semua kabupaten di pesisir, karena serangan mematikan kelompok bersenjata di kota Mpeketoni.

Kelompok militan Somalia al-Shabab mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan itu, sementara Presiden Kenya Uhuru Kenyatta menyalahkan "jaringan politik lokal" menyerang orang karena etnis mereka.

Kenya terus menerus mengalami serangan bom dan senjata sejak pemerintah mengirim pasukan ke Somalia untuk memerangi al-Shabab pada 2011.

Dalam insiden terburuk, militan al-Shabab menewaskan lebih dari 60 orang di satu pusat perbelanjaan Nairobi September lalu.
XS
SM
MD
LG