Tautan-tautan Akses

AS

Amerika Tarik Semua Tentara Dari Yaman


Kendaraan militer terlihat di kota pelabuhan Aden, Yaman (19/3).

Kendaraan militer terlihat di kota pelabuhan Aden, Yaman (19/3).

Amerika akan terus memantau secara aktif ancaman teror dari wilayah Yaman dan menyiagakan diri untuk mengatasi ancaman tersebut.

Amerika telah mengevakuasi semua personelnya dari Yaman, sehari setelah pembom bunuh diri menewaskan paling tidak 137 orang di dua masjid di ibukota.

Departemen Luar Negeri Amerika merilis pernyataan tersebut Sabtu malam (21/3). Sekitar 100 tentara khusus Amerika sempat ditempatkan di pangkalan udara al-Anad, yang juga menjadi tempat peluncuran serangan-serangan pesawat nirawak terhadap militan al-Qaida di Yaman.

Pernyataan itu mengatakan Amerika akan terus memantau secara aktif ancaman teror dari wilayah Yaman dan menyiagakan diri untuk mengatasi ancaman tersebut.

Dewan Keamanan PBB akan menggelar rapat darurat terkait Yaman hari Minggu.

Di tengah memburuknya situasi keamanan, Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi hari Sabtu berpidato untuk pertama kalinya lewat televisi sejak melarikan diri dari tahanan rumah di ibukota bulan lalu.

Berbicara dari kota Aden, Hadi menuntut pemberontak Houthi Syiah agar meninggalkan semua gedung pemerintah yang mereka duduki, menarik mundur pasukan dari ibukota dan kembali ke perundingan yang ditengahi PBB.

Yaman dilanda kekacauan sejak pergolakan yang menggulingkan mantan pemimpin Ali Abdullah Saleh tahun 2012. Pemberontak Houthi Syiah, yang didukung Iran, bersaing dengan umat Sunni untuk memperluas kekuasaan mereka.

XS
SM
MD
LG