Tautan-tautan Akses

AS

Amerika Rayakan Hari Kemerdekaan di Bawah Pengamanan Ketat


Polisi berjaga-jaga di kawasan Times Square di New York City (3/7).

Polisi berjaga-jaga di kawasan Times Square di New York City (3/7).

Di seluruh Amerika Sabtu ini, warga Amerika merayakan hari kemerdekaan yang ke-239 dengan parade, piknik, pesta kembang api dan konser musik.

Presiden Barack Obama mengucapkan kepada seluruh warga Amerika selamat merayakan hari kemerdekaan 4 Juli dalam pidato mingguannya.​ ​Pada hari yang sama, putri sulung Obama, Malia, merayakan ulang tahunnya yang ke-17.

Keluarga Obama mengadakan 'backyard barbecue' di Gedung Putih, Sabtu, bagi ratusan personil militer dan keluarga mereka.

Maaf, saat ini fitur tidak tersedia

Upacara bagi warga negara baru

Sementara itu, upacara naturalisasi bagi 100 warga negara baru berlangsung di Mount Vernon, kediaman di Virgina milik presiden pertama AS George Washington. Upacara akan diramaikan dengan perekaan ulang hari kemerdekaan dan sambutan oleh Direktur CIA John Brennan.

Di ibukota Washington, D.C., konser dan pesta kembang api berlangsung di National Mall Sabtu malam. Konser menampilkan Barry Manilow, Alabama, KC and the Sunshine Band, Nicole Scherzinger, tenor Irlandia Ronan Tynan dan National Symphony Orchestra.

Barry Manilow tampil dalam gladi resik konser A Capitol Fourth 2015 di Washington, D.C., 3 Juli 2015.

Barry Manilow tampil dalam gladi resik konser A Capitol Fourth 2015 di Washington, D.C., 3 Juli 2015.

Pada tanggal 4 Juli 1776, perwakilan dari 13 koloni Amerika secara resmi menyepakati Deklarasi Kemerdekaan yang menandai pemutusan hubungan dengan Inggris.

Perang kemerdekaan sudah dimulai setahun sebelumnya, dan berlangsung hingga penandatanganan Traktat Paris tahun 1783, yang secara resmi mengakui kedaulatan Amerika Serikat.

Salah satu kutipan paling terkenal dari Deklarasi Kemerdekaan berbunyi, "Semua manusia diciptakan dengan sama, bahwa mereka memiliki hak-hak dari sang pencipta yang tidak dapat direnggut, di antaranya adalah kehidupan, kebebasan dan pencapaian kebahagian."

Dokumen tersebut dirancang oleh seorang pemilik budak, Thomas Jefferson, yang kemudian menjadi presiden ketiga AS.

Jefferson bukan satu-satunya pemilik budak yang menandatangani dokumen tersebut.

Sekitar sepertiga penandatangan Deklarasi Kemerdekaan, dari Utara dan Selatan, memiliki atau pernah memiliki budak. George Washington punya lebih dari 100.

John Adams - presiden kedua dan wakil presiden untuk George Washington - sangat menentang perbudakan.

Isu ini tidak diselesaikan hingga Perang Saudara berakhir hampir 80 tahun sejak penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan.

Pengamanan lebih ketat tahun ini

Aparat di seluruh AS meningkatkan penjagaan untuk berbagai acara di Hari Kemerdekaan, setelah pemerintah federal memperingatkan potensi serangan teroris pada hari besar ini.

Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Biro Penyelidik Federal (FBI) mengeluarkan peringatan pekan ini, yang meminta aparat lokal dan warga masyarakat untuk tetap waspada bagi kemungkinan ancaman dari kelompok Negara Islam (ISIS) di bulan Ramadan.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG