Tautan-tautan Akses

Salah Satu Bisnis Bunga Tulip Terbesar Dunia Ada di Amerika

  • Meg Farrage

Pegawai Fresh Tulips USA di Virginia mengemas tulip hasil produksinya untuk dikirim ke berbagai wilayah di AS.

Pegawai Fresh Tulips USA di Virginia mengemas tulip hasil produksinya untuk dikirim ke berbagai wilayah di AS.

Fresh Tulips USA di Stevensburg, Virginia, sekitar 113 kilometer dari Washington, adalah salah satu rumah kaca terbesar di dunia yang menghasilkan 4,5 juta kuntum tulip setiap minggunya.

Musim semi merupakan saat bunga-bunga bermekaran. Salah satu tempat yang indah untuk mengamati itu adalah Fresh Tulips USA di Stevensburg, Virginia, sekitar 113 kilometer dari Washington, salah satu rumah kaca terbesar di dunia yang menghasilkan 4,5 juta kuntum tulip setiap minggunya.

Pemiliknya adalah Coen Haakman, petani bunga tulip dari Belanda yang memindahkan bisnis bunga tulip potongnya ke Amerika tahun 2004. Dalam kurun waktu tujuh tahun bisnisnya itu menjadi salah satu yang terbesar di dunia.

Haakman mengatakan, “Bisnis kami adalah bunga tulip potong. Kami mempekerjakan sekitar 100 pegawai. Kami buka dari jam tujuh pagi sampai jam tiga dini hari.”

Semula Haakman hanya ingin menjual lima juta tulip setahun. Namun, penjualan tahunannya sekarang mencapai 45 juta. Perusahaannya mengirim 400.000 tulip setiap hari ke sebagian wilayah Amerika, dari Boston sampai ke Florida dan Texas.

Di samping skala bisnisnya yang besar ini, ada hal lain yang menarik. Bunga-bunga tulip di sini ditanam tanpa menggunakan tanah. “Kami menanam tulip secara hidroponik, tanpa tanah, bahan kimia atau pestisida. Umbinya sendiri sudah kaya akan gizi sehingga dapat tumbuh sendiri. Yang diperlukan hanya air dan sedikit pupuk sehingga bisa menghasilkan bunga yang bagus. Menurut saya ini sangat inovatif,” papar Haakman.

Tidak mudah untuk menanam 45 juta tulip setahun, karena perlu penanganan yang cepat dan menjalankan fasilitas yang paling modern.

Haakman mengatakan, “Rumah kaca kami luasnya sekitar 40.000 meter persegi, cukup untuk menanam delapan juta tulip. Rumah kaca itu dijalankan secara otomatis. Di bagian atasnya terdapat sekat, sehingga kita dapat membuka atapnya. Semuanya terbuat dari kaca. Kami juga memasang tirai listrik, tirai peneduh, pemanas dan air. Semuanya dipasang untuk memproduksi tulip dalam jumlah besar.”

Di seluruh rumah kaca itu, selang-selang air secara perlahan mengairi tanaman tulip, sementara para pegawai sibuk menanam, memetik dan mengemas bunga-bunga tulip. “Ini biasanya proses terakhir, dari sini siap untuk dikemas,” paparnya.

Biasanya fasilitas itu mengirim 400.000 tulip sehari. Tetapi, jumlah tersebut naik pesat pada sekitar perayaan hari Ibu di Amerika yang jatuh bulan Mei. Haakman mengatakan persiapan untuk Hari Ibu biasanya dilakukan setahun sebelumnya.

“Jika kami tidak menyiapkan proses penanaman pada bulan Mei tahun sebelumnya untuk kebutuhan bulan Mei tahun depan, maka produksi bunga tidak bisa siap pada waktunya. Saya perlu sekitar 5 sampai 6 juta tulip untuk Hari Ibu. Jadi, jika saya tidak menyiapkannya tepat waktu, saya tidak akan bisa punya tulip potong sejumlah itu.”

Haakman mengatakan adalah biasa untuk memproduksi tulip dalam jumlah besar secara hidroponik. Tetapi, ia mengatakan hanya ada sekitar lima fasilitas penghasil bunga tulip potong di dunia yang sebesar fasilitas yang dimilikinya.

Enam juta tulip! Bagi Tulips USA, itu adalah hal biasa. Bagi Haakman, itu adalah kerja yang dilakukan dengan penuh cinta.

XS
SM
MD
LG