Tautan-tautan Akses

Amerika Pertimbangkan Penutupan Kedutaan di Suriah


Seorang petugas keamanan berjaga di depan kedutaan Amerika di Damaskus, Suriah (Foto: dok).

Seorang petugas keamanan berjaga di depan kedutaan Amerika di Damaskus, Suriah (Foto: dok).

Amerika memperingatkan kemungkinan penutupan kedutaan di ibukota Suriah karena memburuknya situasi keamanan.

Departemen Luar Negeri Amerika mengeluarkan sebuah pernyataan hari Jum’at yang mengatakan, belum ada keputusan yang dibuat tetapi telah disampaikan permintaan ke Damaskus untuk mengambil langkah-langkah konkrit dalam beberapa hari mendatang untuk menyediakan langkah keamanan tambahan.

Gedung Putih kembali menyerukan kepada Presiden Bashar Al-Assad untuk menghentikan aksi penumpasan selama 10 bulan atas para pengunjukrasa dan mengundurkan diri. Gedung Putih mengatakan pengunduran dirinya tidak terelakkan. Juru bicara Gedung Putih Jay Carney mengatakan kepada para wartawan di Washington bahwa Presiden Suriah mempertahankan kekuasaan yang tidak kuat.

Di Mesir, pejabat-pejabat Liga Arab mengatakan kelompok itu akan memperpanjang mandat tim pemantau di Suriah, yang berakhir hari Kamis. Para pemimpin Arab dijadwalkan bertemu hari Minggu, untuk mengkaji laporan tentang situasi disana oleh ketua tim pemantau yang berasal dari Sudan, dan memutuskan apakah akan mempertahankan sekitar 165 pemantau di Suriah untuk satu bulan lagi.

Pemimpin-pemimpin oposisi Suriah menyerukan kepada Liga Arab untuk mengajak intervensi asing karena misi pemantau telah gagal menghentikan kekerasan di Suriah.

Kelompok-kelompok HAM di Suriah mengecam keefektifan tim pemantau, dengan mengatakan pemerintah Assad telah menyesatkan tim itu dan meningkatkan serangan mematikan terhadap kelompok oposisi sejak tim pemantau mulai bekerja pada tanggal 26 Desember lalu.

Unjukrasa terjadi di sejumlah kota di Suriah setelah sholat Jum’at, menyerukan kepada Presiden Bashar al-Assad untuk meletakkan jabatan.

XS
SM
MD
LG