Tautan-tautan Akses

AS, Korea Selatan Revisi Perjanjian tentang Kendali Militer


Dari kiri: Pimpinan Kepala Staf Gabungan Militer AS, Jenderal Joseph Dunford, Menteri Pertahanan AS Ash Carter, Menteri Pertahanan Korea Selatan Han Min Koo dan Pimpinan Kepala Staf Gabungan Militer Korea Selatan Lee Sun-jin dalam upacara penyambutan di Kementerian Pertahanan Korea Selatan di Seoul (2/11).

Dari kiri: Pimpinan Kepala Staf Gabungan Militer AS, Jenderal Joseph Dunford, Menteri Pertahanan AS Ash Carter, Menteri Pertahanan Korea Selatan Han Min Koo dan Pimpinan Kepala Staf Gabungan Militer Korea Selatan Lee Sun-jin dalam upacara penyambutan di Kementerian Pertahanan Korea Selatan di Seoul (2/11).

Kedua pihak sebelumnya sepakat untuk mengalihkan kontrol itu pada awal 2007, tetapi ditunda beberapa kali karena meningkatnya ketegangan di semenanjung itu.

Menteri Pertahanan Amerika Ash Carter dan Menteri Pertahanan Korea Selatan, Han Min Koo, memperingatkan Korea Utara bahwa setiap agresi atau provokasi militer oleh rezim terisolasi itu “tidak dapat ditoleransi.”

Carter dan Han bertemu hari Senin (2/11) di Seoul dalam acara tinjauan tahunan mengenai aliansi militer kedua negara yang telah berlangsung hampir lima dekade. Dalam pernyataan bersama, mereka berjanji akan “bekerja bahu-membahu untuk menunjukkan tekad kedua negara.” Mereka juga menyatakan “keprihatinan serius” tentang niat Pyongyang untuk melaksanakan uji coba rudal jarak jauh yang keempat.

Kedua menteri pertahanan itu juga menandatangani perjanjian yang akan mengalihkan kontrol operasional pasukan Korea Selatan dari Amerika kembali ke Korea Selatan pada masa perang ketika negara itu telah meningkatkan kemampuan militer dan intelijen, termasuk operasi kontra-artileri terhadap Korea Utara.

Kedua pihak sebelumnya sepakat untuk mengalihkan kontrol itu pada awal 2007, tetapi ditunda beberapa kali karena meningkatnya ketegangan di semenanjung itu, termasuk penenggelaman kapal perang Korea Selatan Cheonan yang menurut tuduhan dilakukan oleh Korea Utara.

Perjanjian baru yang ditandatangani hari Senin itu menunda tenggat itu sampai setelah tahun 2020.

Carter akan melakukan lawatan ke Malaysia hari Senin untuk menghadiri pertemuan para menteri pertahanan dari kawasan Asia Tenggara. [lt]

XS
SM
MD
LG