Tautan-tautan Akses

Amerika dan Jepang Perkuat Aliansi Keamanan


Menlu AS John Kerry (kiri), Menhan AS Chuck Hagel (dua dari kiri), Menhan Jepang Itsunori Onodera (dua dari kanan) dan Menlu Jepang Fumio Kishida, berjabat tangan sebelum memulai rapat Jepang-AS di Tokyo (3/10).

Menlu AS John Kerry (kiri), Menhan AS Chuck Hagel (dua dari kiri), Menhan Jepang Itsunori Onodera (dua dari kanan) dan Menlu Jepang Fumio Kishida, berjabat tangan sebelum memulai rapat Jepang-AS di Tokyo (3/10).

Amerika Serikat akan mengerahkan pesawat-pesawat pengintai tak berawak jarak jauh "Global Hawk" untuk membantu memantau kegiatan maritim di Pasifik.

Amerika Serikat akan menempatkan radar baru pertahanan misil di Jepang dan mengerahkan pesawat-pesawat pengintai tak berawak di Pasifik berdasarkan kesepakatan yang dicapai oleh pejabat-pejabat tertinggi Amerika dan Jepang.

Langkah tersebut adalah bagian dari panduan pertahanan bersama yang diperbarui yang ditandatangani hari Kamis (3/10) oleh Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry, Menteri Pertahanan Chuck Hagel, Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida dan Menteri Pertahanan Jepang Itsunori Onodera di Tokyo.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Amerika Serikat akan mengerahkan pesawat-pesawat pengintai tak berawak jarak jauh "Global Hawk" untuk membantu memantau kegiatan maritim di Pasifik, dimana Jepang terlibat dalam sengketa wilayah dengan China.

Amerika juga akan menempatkan sistem radar X-band di pangkalan udara Kyogamisaki di pantai Barat Jepang tahun depan untuk menghadapi ancaman misil Korea Utara.

Selain itu, kesepakatan itu merumuskan keputusan untuk merelokasi 5 ribu marinir Amerika dari Okinawa ke daerah-daerah lain di Pasifik. Kesepakatan itu menyebutkan bahwa Jepang akan membayar sepertiga biaya usaha relokasi tersebut.

Aliansi keamanan Amerika-Jepang tidak pernah diperbarui selama lebih dari 15 tahun, dan para pemimpin dari kedua negara mengatakan revisi dibutuhkan guna menanggapi ancaman-ancaman baru.

Kerry dan Hagel sedang melakukan kunjungan beberapa hari di Asia sebagai bagian upaya untuk memajukan fokus baru diplomatik dan keamanan Presiden Barack Obama di Pasifik.
XS
SM
MD
LG