Tautan-tautan Akses

Sumbangan Mengalir bagi Program Vaksin dan Imunisasi Global

  • Vidushi Sinha dan Lisa Schlein

Selain mendapat sumbangan lebih dari yang ditargetkan, banyak perusahaan pembuat vaksin juga menjanjikan kepada GAVI akan menjual berbagai vaksin dengan harga murah kepada negara-negara berkembang.

Selain mendapat sumbangan lebih dari yang ditargetkan, banyak perusahaan pembuat vaksin juga menjanjikan kepada GAVI akan menjual berbagai vaksin dengan harga murah kepada negara-negara berkembang.

Dari hasil pertemuan di London minggu lalu, organisasi bagi program global vaksinasi dan imunisasi meraup sumbangan lebih dari target yang dicanangkan.

Aliansi Global Vaksin dan Imunisasi (GAVI) memperoleh sumbangan 600 juta dolar lebih dari yang ditargetkan. Inggris memberi sumbangan terbesar dengan jumlah 1,3 miliar dolar sampai tahun 2015. Yayasan Bill dan Melinda Gates juga menjanjikan satu miliar dolar lagi untuk lima tahun ke depan.

Norwegia menjanjikan lebih dari 670 juta dolar, sementara Amerika menjanjikan 450 juta dolar. Menurut GAVI, 50 puluh negara telah meminta pendanaan untuk vaksin dalam periode pengajuan terkini.

Beberapa minggu lalu, kelompok tersebut mengumumkan kesepakatan di anatara perusahaan pembuat vaksin untuk memberi potongan harga kepada negara-negara berkembang. Harga yang rendah ini, bersama dana yang berhasil dikumpulkan, bisa menyelamatkan 250 juta anak.

Juru bicara GAVI Jeffry Rowland mengatakan, “Tujuan GAVI dalam lima tahun ke depan, adalah mengimunisasi jutaan anak lagi dan menyelamatkan empat juta anak, dengan memberi vaksin dasar untuk melawan penyakit-penyakit yang hampir tidak ada di negara-negara kaya, serta memberi vaksin-vaksin baru untuk melawan pneumonia, diare, dan mungkin HPV, dan sebagian penyakit-penyakit lain yang bisa dicegah dengan vaksin.”

Perusahaan Merck berjanji kepada GAVI untuk menjual vaksin HPV seharga lima dolar per dosis. Serum Institute dan Panacea Biotec, perusahaan India, akan memberi potongan harga untuk vaksin difteri, tetanus, pertusis, hepatitis B dan flu hemofilus tipe B.

GlaxoSmithKline dan Merck akan memberi harga murah vaksin antirotavirus. Rotavirus yang menyebabkan diare membunuh setengah juta anak per tahun.

XS
SM
MD
LG