Tautan-tautan Akses

Al-Shabab Nyatakan Tanggung Jawab atas Bom di Mogadishu


Serangan bom di Mogadishu hari Rabu menewaskan pejabat tertinggi sepak bola dan Olimpiade Somalia, Said Mohamed Nur (4/4).

Serangan bom di Mogadishu hari Rabu menewaskan pejabat tertinggi sepak bola dan Olimpiade Somalia, Said Mohamed Nur (4/4).

Serangan bom bunuh diri di Mogadishu hari Rabu itu menewaskan delapan orang, termasuk pejabat tertinggi sepak bola dan Olimpiade Somalia.

Kelompok militan al-Shabab menyatakan tanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di Mogadishu, Somalia, hari Rabu yang menewaskan delapan orang, termasuk pejabat tertinggi sepak bola dan Olimpiade negara itu.

Pemboman terjadi di gedung teater nasional yang menjadi lambang upaya Somalia memulihkan keamanan dan kestabilan setelah kekacauan selama lebih dari dua dasa warsa.

Perdana Menteri tidak cedera. Tetapi, Perhimpunan Nasional Wartawan Somalia, NUSOJ, mengatakan peledakan itu menewaskan ketua komite Olimpiade Somalia, Adan Haji Yabarow Wiish, dan ketua federasi sepakbola, Said Mohamed Nur dan mencederai tujuh orang wartawan.

Sekertaris Jenderal NUSOJ, Omar Faruk Osman, mengutuk peledakan itu, dengan mengatakan peledakan tersebut diarahkan kepada media dan wartawan karena acara tersebut pada dasarnya adalah perayaan media.

Seorang wartawan VOA merekam suara ledakan yang kuat itu. Perdana Menteri kemudian mengukuhkan kepada VOA bahwa seorang perempuan melaksanakan peledakan itu dan menyebut pemboman itu sebagai tindak teror al-Shabab.

Amerika Serikat mengutuk serangan itu hari Rabu. Jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika Mark Toner mengatakan Washington sangat terharu oleh jatuhnya korban jiwa dan mendukung usaha internasional untuk memulihkan perdamaian dan kestabilan di Somalia.

Theater Nasional Somalia dibuka kembali bulan lalu setelah lebih 20 tahun tutup, kurang dari setahun setelah pasukan pro-pemerintah merebut kembali ibukota dari tangan al-Shabab.

Kelompok yang berhubungan dengan al-Qaida itu telah terus melakukan serangan di dalam Mogadishu dan berjanji untuk terus melakukan serangan untuk menggulingkan pemerintah transisi, yang didukung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.
XS
SM
MD
LG