Tautan-tautan Akses

Al-Qaida Yaman Mengaku Tanggung-Jawab atas Paket Bom


Salah satu paket berisi bahan peledak PETN yang dikirimkan dari Yaman dengan tujuan Amerika.

Salah satu paket berisi bahan peledak PETN yang dikirimkan dari Yaman dengan tujuan Amerika.

Al-Qaida Yaman memasang pesan dalam situs internet yang mengatakan mereka akan terus menyerang kepentingan AS dan sekutunya.

Cabang al-Qaida yang berbasis di Yaman telah mengaku bertanggung-jawab atas usaha yang gagal untuk mengirim bom paket ke Amerika Serikat dalam pesawat barang.

Al-Qaida di Semenanjung Arabia mengatakan mereka juga mendalangi kejatuhan pesawat kargo United Parcel Service (UPS) bulan September yang menewaskan kedua pilot pesawat itu.

Kelompok itu memasang pesan dalam situs Islamis hari Jumat yang mengatakan mereka akan terus menyerang kepentingan Amerika dan sekutu-sekutu Amerika. Para pejabat Amerika telah mencurigai Al-Qaida di Yaman atas bom paket yang dicegat di Dubai dan Inggris pekan lalu.

Suratkabar New York Times melaporkan hari Jumat bahwa pejabat intelijen Saudi memperingatkan Amerika Serikat pada awal Oktober bahwa kelompok yang berbasis di Yaman itu merencanakan serangan teroris yang menggunakan pesawat terbang, tiga minggu sebelum perbuatan teror itu dicegat.

Tentara Yaman menjaga kantor jasa pengiriman paket UPS (United Parcel Service) di ibukota Sana'a.

Tentara Yaman menjaga kantor jasa pengiriman paket UPS (United Parcel Service) di ibukota Sana'a.

Sementara, pihak berwenang penerbangan Uni Emirat Arab mengatakan pihaknya sedang menyelidiki klaim sayap al-Qaida di Yaman bahwa mereka mendalangi kejatuhan pesawat kargo UPS di Dubai.

Kepala pihak berwenang penerbangan mengatakan kepada kantor-kantor berita hari Sabtu bahwa para pejabat menanggapi secara sungguh-sungguh klaim tersebut. Tetapi dia mengatakan tidak ada bukti terjadinya ledakan di pesawat kargo UPS itu atau adanya hubungan dengan aksi terorisme.

Para penyelidik Uni Emirat Arab mengatakan, kebakaran dalam pesawat sebagai penyebab jatuhnya pesawat itu, yang menewaskan kedua pilot pesawat itu.

XS
SM
MD
LG