Tautan-tautan Akses

Aktivis HAM: ISIS Culik 90 Warga Kristen Suriah​


Seorang anggota ISIS melambaikan bendera mereka di Raqqa, 29 Juni 2014 (Foto: dok). Syrian Observatory for Human Rights, Selasa (24/2) melaporkan militan Negara Islam (ISIS) menculik sedikitnya 90 orang dari desa-desa yang dihuni warga Kristen Asiria dalam serangan mereka ke Suriah utara.

Seorang anggota ISIS melambaikan bendera mereka di Raqqa, 29 Juni 2014 (Foto: dok). Syrian Observatory for Human Rights, Selasa (24/2) melaporkan militan Negara Islam (ISIS) menculik sedikitnya 90 orang dari desa-desa yang dihuni warga Kristen Asiria dalam serangan mereka ke Suriah utara.

Kelompok Syrian Observatory for Human Rights, yang berbasis di Inggris, Selasa (24/2) mengatakan para militan ISIS menculik orang-orang itu setelah merebut Tal Shamiram dan desa-desa Asiria lain di propinsi Hassakeh.

Kelompok militan Negara Islam (ISIS) menculik sedikitnya 90 orang dari desa-desa yang dihuni warga Kristen Asiria dalam serangan mereka ke Suriah utara.

Kelompok Syrian Observatory for Human Rights, yang berbasis di Inggris, Selasa (24/2) mengatakan para militan menculik orang-orang itu setelah merebut Tal Shamiram dan desa-desa Asiria lain di propinsi Hassakeh. Penculikan itu menyusul bentrokan di kawasan itu antara para pejuang Kurdi dan kelompok ISIS.

Pasukan Kurdi melancarkan serangan di kawasan dekat perbatasan Irak itu hari Minggu dengan dukungan dari koalisi pimpinan AS yang melakukan serangan udara terhadap para militan.

Militer AS mengatakan 11 serangan udara di Hassakeh, Minggu, menghantam unit-unit taktis, kendaraan-kendaraan dan sebuah bunker milik ISIS.

Para pejuang Kurdi memimpin pertempuran darat melawan ISIS di beberapa wilayah di Suriah utara. Dalam sebuah usaha lain yang didukung serangan udara, pasukan Kurdi merebut kontrol atas kota Kobani dari ISIS bulan lalu.

ISIS secara rutin menggunakan penculikan – dan dalam beberapa kasus pembunuhan -- sebagai taktik di Suriah, Irak dan Libya.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG