Tautan-tautan Akses

Aktivis dan Polisi Hong Kong Kembali Bentrok


Para demonstran Hong Kong memblokir lalu lintas di sebuah jalan utama, Minggu (30/11).

Para demonstran Hong Kong memblokir lalu lintas di sebuah jalan utama, Minggu (30/11).

Demonstran pro-demokrasi Hong Kong kembali bentrok dengan polisi ketika mereka berupaya mengepung markas pemerintah Minggu malam (30/11).

Demonstran pro-demokrasi Hong Kong kembali bentrok dengan polisi ketika mereka berupaya mengepung markas pemerintah Minggu malam (30/11), meningkatkan gerakan mereka demi tercapainya reformasi demokrasi sesungguhnya setelah berkemah di jalan-jalan kota itu selama lebih dari dua bulan.

Mengulangi peristiwa yang kerap terjadi sejak gerakan itu dimulai akhir September lalu, para demonstran yang membawa payung – dan kini menjadi simbol gerakan pro-demokrasi Hong Kong – bentrok dengan polisi yang bersenjatakan semprotan merica, pentungan dan pelindung anti-huru-hara.

Setelah para pemimpin mahasiswa mengatakan kepada kerumunan massa yang berkumpul di luar markas pemerintah bahwa mereka akan meningkatkan aksi, ratusan demonstran pun berjalan melewati garis polisi yang mengeliling kompleks itu.

Demonstran memblokir lalu lintas di sebuah jalan utama, tetapi aksi menuju kantor kepala eksekutif Hong Kong Leung Chun-Ying itu dihentikan polisi.

Demonstran mengatakan mereka ingin menduduki jalan itu hingga Senin pagi supaya Leung dan pejabat-pejabat pemerintah lainnya tidak bisa memasuki kantor itu, tetapi polisi membubarkan demonstran secara agresif, memukul mundur mereka dengan pentungan dan semprotan merica.

Menurut Federasi Mahasiswa Hong Kong, polisi menangkap sedikitnya lima demonstran.

XS
SM
MD
LG