Tautan-tautan Akses

Aksi Protes Mencekam Kashmir-India untuk Hari Ketiga


Polisi India bentrok dengan para demonstran yang marah di Srinagar, ibukota Kashmir-India, Senin (11/7).

Polisi India bentrok dengan para demonstran yang marah di Srinagar, ibukota Kashmir-India, Senin (11/7).

Ribuan pemuda - tidak menghiraukan jam malam dan turun ke jalan untuk hari ketiga di Kashmir India memprotes pembunuhan seorang pemimpin separatis lokal.

Korban tewas dalam kerusuhan yang terjadi belakangan ini meningkat menjadi lebih dari 25 orang.

Rumah Sakit-rumah sakit - kewalahan oleh ratusan korban luka-luka dalam bentrokan antara para demonstran dengan pasukan keamanan yang melepaskan tembakan dan melemparkan gas air mata untuk mengendalikan massa.

Korban luka-luka termasuk banyak polisi yang dilempari batu oleh para demonstran.

Meskipun massa jauh lebih kecil dibandingkan dengan massa pada akhir pekan, dan sebagian besar ibukota Srinagar tampak sepi hari Senin (11/7), tetapi ketegangan masih tinggi.

Ini adalah pergolakan sipil yang paling serius di wilayah Himalaya sejak tahun 2010, ketika protes luas di jalan-jalan menewaskan puluhan orang.

Ketegangan - dipicu oleh pembunuhan Burhan Wani yang beruysia 22 tahun dalam tembak-menembak dengan pasukan keamanan. Pemimpin muda dari kelompok militan terbesar di kawasan itu, Hizbul Mujahidin, telah menjdi panutan bagi banyak pemuda setempat, dan ada kekhawatiran dia bisa menjadi kekuatan pemersatu dan menarik lebih banyak anak-anak muda di wilayah yang bergolak itu ke arah militansi.

Kekerasan terbaru lagi-lagi mengungkapkan bahwa suasana yang tampak tenang selama - lebih dari satu dekade di lembah Kashmir itu ternyata masih tetap rapuh. [sp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG