Tautan-tautan Akses

Aksi Politik Tahun 2011 Munculkan Istilah-istilah Politik Baru

  • Adam Phillips

Menurut pakar dialek Grant Barrett, kata "occupy" sangat menonjol penggunaannya dalam aksi-aksi politik kelompok akar rumput sepanjang tahun 2011.

Menurut pakar dialek Grant Barrett, kata "occupy" sangat menonjol penggunaannya dalam aksi-aksi politik kelompok akar rumput sepanjang tahun 2011.

Banyak kosa kata atau istilah politik baru yang berasal dari berbagai aksi politik kelompok akar rumput tahun 2011.

Pakar dialek Grant Barrett mengatakan di negara di mana orang sangat aktif bicara seperti di Amerika yang menggunakan bahasa yang bersifat luwes dan kreatif seperti bahasa Inggeris, kata “Occupy” sangat menonjol penggunaannya dalam tahun 2011.

“Kata itu digunakan dalam frase seperti ‘Occupy Wall Street’ atau ‘Occupy San Fransisco,’ atau ‘occupy’ di mana saja. Kata ini digunakan oleh Adbuster, organisasi di Kanada yang memulai kampanye musim panas lalu untuk mengajak orang berdemonstrasi bulan Oktober menentang pembagian kekayaan dan kekuasaan yang tidak adil, “ paparnya.

Barrett mengkaji kata itu, penggunaannya juga sangat luwes.

Ia mengatakan. “Karena keluwesannya, ‘Occupy’ menjadi apa yang kami sebut kata perangkai. Kata itu bisa dirangkaikan dengan kata kerja, kata benda dan kata sifat untuk menciptakan frase dan ekspresi baru yang menyaring keseluruhan gerakan itu.”

Gerakan Occupy dipakai untuk mewakili mereka yang menyebut diri mereka “99 percenters.”

“Ini adalah istilah-istilah yang mewakili mayoritas rakyat Amerika, yaitu kelompok yang mengatakan, ‘Lihat. Saya sudah kerja keras, berpendidikan, selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. Tetapi saya bukan pembuat keputusan, tidak termasuk dalam proses politik. Suara saya tidak didengar.’ Sementara itu yang satu persen, the one-percenters, punya uang dan kekuasaan,” papar Barrett lebih jauh.

Demonstran “Occupy” juga menggunakan berbagai komunikasi non-verbal. Berpangku tangan, misalnya, disebut “rintangan hebat” yang artinya”penentangan tegas.” Mengejab-ngejabkan mata digunakan untuk mengajak bertepuk tangan.

Sementara banyak kata dan frase baru digunakan dalam berbagai pidato di Amerika tahun lalu, Barrett mengatakan tidak bisa memastikan kata-kata yang akan langgeng dalam kosa kata Inggeris Amerika.

“Kita tidak pernah tahu. Menurut saya, setidaknya sebagai catatan kaki sejarah, kata ‘Occupy’ dan semua istilah terkait akan terus dibicarakan. Kata itu akan muncul dalam buku-buku sejarah,” katanya.

Demikian juga dengan frase “Arab Spring,” ujar Barrett, yang kerap digunakan demonstran, wartawan, dan aktivis kemanusiaan seperti Heba Morayef dari Human Rights Watch.

Ia mengatakan, “Dalam frase yang terdiri dari dua kata itu, kita hanya memperpendek istilah untuk peristiwa yang punya arti sejarah penting.”

Grant Barrett adalah wakil ketua American Dialect Society dan pembawa acara program radio pemerintah berjudul “A Way with Words” yang menyiarkan penggunaan dan evolusi bahasa Inggeris.

XS
SM
MD
LG