Tautan-tautan Akses

Akhiri Epidemi Ebola, Guinea Mulai Hitung mundur


Seorang petugas kesehatan bersiap menyuntikkan vaksin Ebola kepada seorang pria di Conakry, Guinea. (Foto: Dok)

Seorang petugas kesehatan bersiap menyuntikkan vaksin Ebola kepada seorang pria di Conakry, Guinea. (Foto: Dok)

Jika tidak ada kasus Ebola lagi dalam 42 hari ke depan, Guinea akan dinyatakan bebas Ebola, hampir dua tahun setelah epidemi merebak.

Sembuhnya pasien Ebola terakhir di Guinea, seorang bayi perempuan usia 21 hari di pusat perawatan di ibukota, Conakry, kemungkinan menandakan akhir dari wabah Ebola terburuk dalam sejarah.

Puluhan orang di Guinea masih dipantau guna mengetahui apakah mereka mengembangkan gejala-gejala virus itu. Jika tidak ada kasus Ebola lagi dalam 42 hari ke depan, Guinea akan dinyatakan bebas Ebola, hampir dua tahun setelah epidemi merebak.

Masa inkubasi Ebola adalah 21 hari dan, dengan penuh kewaspadaan, dua kali periode itu harus dilalui sebelum Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) menyatakan penyakit itu diberantas di Guinea.

Dua negara tetangga Guinea yang juga dilanda epidemi Ebola, Liberia dan Sierra Leone, telah dinyatakan bebas Ebola.

Epidemi itu dimulai di Guinea. Sudah lebih dari 11 ribu orang meninggal di Afrika Barat akibat penyakit tersebut. [ka]

XS
SM
MD
LG